Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PMI Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Nagekeo
PMI salurkan 20.000 liter air bersih untuk penyintas gempa di Nagekeo. (Dok. PMI)
  • PMI Kabupaten Nagekeo menyalurkan 20 ribu liter air bersih bagi warga terdampak gempa di Desa Marapokot, Nggolonio, dan Aeramo serta posko.
  • Bantuan menjangkau keluarga dan kelompok rentan, termasuk lansia, balita, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta ibu menyusui, dengan air dari sumur bor Lape.
  • Hingga 4 September 2026, PMI telah mendistribusikan total 120 ribu liter air bersih sejak respons gempa dimulai pada 25 Agustus 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Palang Merah Indonesia (PMI) terus membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian adalah ketersediaan air bersih bagi masyarakat selama masa tanggap darurat.

PMI Kabupaten Nagekeo kembali menyalurkan 20 ribu liter air bersih kepada masyarakat di Desa Marapokot, Desa Nggolonio, dan Desa Aeramo melalui layanan Water, Sanitation and Hygiene (WASH).

"Setelah gempa, kebutuhan air bersih menjadi salah satu hal yang cukup penting bagi masyarakat. Kami berusaha memastikan air bisa sampai langsung ke warga yang membutuhkan, sehingga mereka tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujar Ketua PMI Kabupaten Nagekeo, Kristianus Pantaleon Jogo, dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9/2026).

1. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan ke Posko TPU

PMI salurkan 20.000 liter air bersih untuk penyintas gempa di Nagekeo. (Dok. PMI)

Sumber air diambil dari sumur bor Lape dan disalurkan langsung ke wadah penampungan milik masyarakat, seperti viber dan bak semen.

Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan ke Posko TPU di Desa Marapokot dan menjangkau 53 kepala keluarga atau 203 jiwa, termasuk kelompok rentan seperti lanjut usia, balita, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan ibu menyusui.

2. Air didistribusikan di sejumlah daerah

PMI salurkan 20.000 liter air bersih untuk penyintas gempa di Nagekeo. (Dok. PMI)

Tidak hanya di Desa Marapokot, PMI juga menyalurkan 5.000 liter air bersih di RT 03 dan RT 04 Desa Nggolonio kepada tujuh kepala keluarga atau 28 jiwa.

Selanjutnya, 5.000 liter air bersih didistribusikan di RT 17 Desa Aeramo untuk memenuhi kebutuhan lima kepala keluarga atau 33 jiwa. Mayoritas warga yang mendapatkan air tersebut adalah anak-anak, lanjut usia, dan ibu menyusui.

Selain penyaluran kepada masyarakat di tiga desa tersebut, PMI juga mendistribusikan satu rit air bersih untuk memenuhi kebutuhan air di posko. Dengan demikian, total distribusi pada mencapai empat rit atau 20 ribu liter air bersih.

3. Total 120 ribu air yang disalurkan

PMI salurkan 20.000 liter air bersih untuk penyintas gempa di Nagekeo. (Dok. PMI)

Distribusi ini menambah jumlah bantuan air bersih yang telah diberikan PMI selama respons tanggap darurat gempa bumi di Kabupaten Nagekeo. Data hingga Jumat (4/9/2026), PMI Kabupaten Nagekeo telah mendistribusikan 120 ribu liter air bersih kepada masyarakat terdampak dan posko mulai menyalurkan air bersih pada 25 Agustus 2026.

"Kami akan terus memantau kebutuhan air bersih di masyarakat dan menyesuaikan dengan layanan penyaluran air bersih kami. Kami juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga wadah air agar tetap bersih dan menggunakan air secara bijak," ujar Kristianus.

Curated For You

Editorial Team

Related Article