Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Poin-Poin Penting Pidato Prabowo di Sidang Kabinet 2 Tahun
Presiden Prabowo Subianto membuka pidatonya dalam Sidang Kabinet Paripurna 2 tahun pemerintahan di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
  • Prabowo menyoroti krisis global, konflik geopolitik, perang dagang, perubahan cuaca, dan ancaman bencana sebagai tantangan Indonesia, sambil menegaskan kepentingan nasional serta politik luar negeri bebas blok.

  • Pemerintah diminta memberantas penyelundupan sumber daya dan menindak korporasi terkait kebakaran hutan; Prabowo juga menekankan persatuan nasional di tengah keberagaman dan risiko penyalahgunaan teknologi digital.

  • Prabowo mengapresiasi Kabinet Merah Putih, mengklaim swasembada pangan, serta menargetkan biodiesel B50 dan etanol hingga E50 untuk mengurangi ketergantungan impor BBM.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2026

Pemerintah menargetkan peningkatan campuran etanol menjadi E10.

21 Oktober 2026

Prabowo Subianto menyampaikan pidato pembukaan Sidang Kabinet Paripurna dua tahun pemerintahan di Istana Kepresidenan Jakarta. Ia menyoroti krisis global, persatuan nasional, penyelundupan sumber daya alam, kebakaran hutan, swasembada pangan, dan energi nabati.

dua tahun berikutnya

Pemerintah menargetkan peningkatan campuran etanol menjadi E20.

dua tahun setelahnya

Pemerintah menargetkan campuran etanol mencapai E50.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan mengenai tantangan global, penyelundupan sumber daya alam, kebakaran hutan, persatuan nasional, swasembada pangan, dan pengembangan bahan bakar nabati dalam Sidang Kabinet Paripurna.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto berbicara kepada jajaran Kabinet Merah Putih. Kepolisian, kejaksaan, Kementerian Kehutanan, TNI, dan intelijen diminta menyelidiki dugaan keterlibatan manusia dan korporasi dalam kebakaran hutan dan lahan.
  • Where?
    Sidang Kabinet Paripurna berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta.
  • When?
    Pidato pembukaan Sidang Kabinet Paripurna disampaikan pada Rabu, 21 Oktober 2026, dalam dua tahun pemerintahan.
  • Why?
    Prabowo menekankan perlunya melindungi kepentingan nasional dan kekayaan negara di tengah konflik geopolitik, persaingan ekonomi, ancaman bencana, penyelundupan, serta risiko perpecahan nasional.
  • How?
    Pemerintah diarahkan menindak penyelundupan, menyelidiki kebakaran hutan, mencabut izin pelanggar, menjaga persatuan, serta mengembangkan biodiesel B50 dan campuran etanol E10 pada 2026, E20, hingga E50.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Presiden Prabowo bicara dengan para menteri di Jakarta. Ia bilang dunia sedang banyak masalah, seperti perang dan bencana. Ia minta semua orang kompak menjaga Indonesia. Pemerintah mau menghentikan barang Indonesia yang diselundupkan, menyelidiki kebakaran hutan, dan membuat makanan serta bahan bakar sendiri. Mereka akan terus bekerja keras.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah ketidakpastian global, penekanan pada kerja sama kabinet, persatuan nasional, dan perlindungan kekayaan negara menggambarkan upaya pemerintah menjaga ketahanan Indonesia. Klaim swasembada pangan serta pengembangan biodiesel dan etanol memberi dasar bagi optimisme yang terukur, sementara penegakan terhadap penyelundupan dan pelanggaran lingkungan menunjukkan perhatian pada kepentingan masyarakat dan sumber daya nasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah isu strategis dalam pidato pembukaan Sidang Kabinet Paripurna dua tahun pemerintahan di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026). Prabowo menyoroti situasi global yang diwarnai konflik geopolitik, perang dagang, persaingan ekonomi antarnegara, hingga ancaman bencana alam.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung persoalan dalam negeri, mulai dari penyelundupan sumber daya alam, kebakaran hutan dan lahan, hingga pentingnya menjaga persatuan nasional. Ia menegaskan pemerintah harus mengutamakan kepentingan nasional dan melindungi kekayaan negara dari berbagai praktik yang merugikan masyarakat.

Selain mengevaluasi perjalanan pemerintahan, Prabowo mengapresiasi kerja keras jajaran Kabinet Merah Putih selama dua tahun terakhir. Ia turut menyoroti capaian swasembada pangan serta rencana pengembangan bahan bakar nabati untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM.

Berikut poin-poin penting dalam pidato Prabowo pada Sidang Kabinet Paripurna dua tahun pemerintahan:

  • Prabowo menilai situasi global saat ini penuh krisis, konflik, dan peperangan, mulai dari perang fisik hingga perang dagang, perang ekonomi, dan perang tarif.

  • Persaingan hegemoni antara negara-negara besar disebut menjadi tantangan bagi Indonesia karena negara-negara di dunia saling bergantung satu sama lain.

  • Indonesia menghadapi tantangan perubahan cuaca dan bencana alam karena berada di kawasan ring of fire. Namun, kondisi geografis tersebut juga memberikan keuntungan berupa tanah subur dan kekayaan mineral.

  • Prabowo mengapresiasi kerja keras dan kekompakan Kabinet Merah Putih selama dua tahun pemerintahan.

  • Menurut Prabowo, kerja sama tim lebih penting daripada sekadar memiliki banyak orang cerdas yang tidak mampu bekerja sama.

  • Prabowo menilai anggota kabinet merupakan putra-putri terbaik bangsa yang mengemban tugas untuk mengabdi kepada negara, meski harus mengorbankan kepentingan pribadi.

  • Prabowo mengingatkan bahwa teknologi digital bisa disalahgunakan sebagai senjata untuk menciptakan kekacauan dan perpecahan.

  • Prabowo mengaku bangga dengan hasil kerja pemerintah selama dua tahun dan meminta jajarannya tidak sombong, tetapi juga tidak rendah diri terhadap pencapaian sendiri.

  • Prabowo menilai kekayaan Nusantara sejak lama menjadi sasaran pihak-pihak yang ingin mengambil sumber daya Indonesia.

  • Pemerintah, menurut Prabowo, harus menyelamatkan kekayaan nasional dan tidak membiarkan praktik yang merugikan negara terus berlangsung.

  • Timah, emas, batu bara, kayu, BBM bersubsidi, dan pupuk bersubsidi disebut Prabowo sebagai komoditas yang diselundupkan.

  • Prabowo menyebut penyelundupan sebagai tindakan yang merusak perekonomian dan meminta pemerintah menindak praktik tersebut.

  • Prabowo menegaskan Indonesia harus mengutamakan kepentingan nasional dan rakyat dalam menghadapi kondisi global yang penuh ketidakpastian.

  • Indonesia akan tetap menghormati semua negara, tidak bergabung dengan blok atau pakta militer mana pun, serta menolak imperialisme dan penjajahan.

  • Prabowo ingin merangkul berbagai kekuatan politik dan mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok.

  • Prabowo meminta dunia pendidikan tidak terlalu sektoral karena politik, ekonomi, sosial, dan pertahanan saling berkaitan.

  • Menurut Prabowo, mata uang, ekspor-impor, dan pangan bisa menjadi instrumen persaingan antarnegara, sehingga persoalan ekonomi tidak bisa hanya dilihat sebagai urusan bisnis.

  • Prabowo menekankan pentingnya persatuan nasional. Perbedaan, kritik, dan kompetisi tetap diperlukan, tetapi tidak boleh merusak persatuan bangsa.

  • Prabowo membela ukuran Kabinet Merah Putih yang besar dengan alasan Indonesia memiliki hampir 300 juta penduduk dan wilayah yang luas.

  • Prabowo menyoroti kebakaran hutan dan lahan yang menurutnya tidak semata-mata disebabkan faktor alam, tetapi juga diduga melibatkan manusia dan korporasi.

  • Kepolisian, kejaksaan, Kementerian Kehutanan, TNI, dan intelijen diminta menyelidiki dugaan keterlibatan pihak-pihak dalam kebakaran hutan dan lahan.

  • Prabowo menegaskan izin perusahaan yang terbukti melanggar akan dicabut.

  • Prabowo menyinggung sejarah pemberontakan dan campur tangan asing yang menurutnya berupaya memecah belah Indonesia, tetapi menilai bangsa ini memiliki ketahanan nasional yang kuat.

  • Prabowo mengajak masyarakat menjaga keberagaman agama, suku, bahasa, dan budaya karena perbedaan merupakan kekayaan bangsa.

  • Prabowo mengeklaim Indonesia telah mencapai swasembada pangan meski menghadapi kekeringan dan El Nino.

  • Menurut Prabowo, swasembada pangan penting karena dalam situasi krisis, suatu negara belum tentu bisa membeli pangan dari negara lain meskipun memiliki uang.

  • Prabowo menyebut Indonesia memiliki sumber energi alternatif berupa batu bara, panas bumi, dan bahan baku nabati.

  • Pemerintah menargetkan pengembangan bahan bakar nabati melalui biodiesel B50 dan peningkatan campuran etanol menjadi E10 pada 2026, E20 dua tahun berikutnya, dan E50 dua tahun setelahnya.

  • Prabowo berharap kombinasi B50 dan E50 nantinya dapat membuat Indonesia tidak perlu lagi mengimpor BBM dari luar negeri.

  • Prabowo mengingatkan bahwa dua tahun pemerintahan masih merupakan babak pertama dari masa jabatan lima tahun. Ia meminta anggota kabinet tetap bekerja keras dan tidak frustrasi jika belum mendapat peran besar.

  • Prabowo meminta Menteri Kesehatan memberi perhatian lebih terhadap kesehatan para menteri, wakil menteri, dan kepala badan.

  • Prabowo menegaskan pemerintah tidak takut menghadapi tekanan dan membuka kemungkinan penghematan besar-besaran jika diperlukan.

  • Menutup pidato pembukaannya, Prabowo menegaskan Indonesia harus berani, rela berkorban, dan tidak mengenal menyerah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article