Jakarta, IDN Times - Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya akan memberikan pendampingan psikologis dan edukasi kepada siswa, guru, serta orang tua di SDN Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, pasca-teror bom pada Senin (13/7/2026). Langkah ini dilakukan untuk memulihkan rasa aman sekaligus mencegah dampak kecemasan pasca-insiden.
Direktur PPA-PPO Polda Metro Jaya Kombes Pol Rita Wulandari Wibowo mengatakan kegiatan tersebut akan dilakukan berbarengan dengan agenda sekolah tanpa membuat acara khusus.
"Jadi besok kita akan melakukan kegiatan-kegiatan edukasi untuk memitigasi dampak daripada risiko peristiwa yang terjadi pada hari ini. Jadi besok saya dengan didampingi dari Kadisdik Provinsi DKI Jakarta kemudian dengan Kanit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan kita akan hadir memberikan penguatan kepada sekolah, kepada seluruh anak-anak ya dan juga kepada orang tua siswa," ujar Rita, Senin.
Menurut Rita, pendampingan tidak hanya berfokus pada penanganan setelah kejadian, tetapi juga menjadi evaluasi untuk memperkuat langkah pencegahan di sekolah lain.
"Maka kita akan menguatkan bagaimana kita lebih banyak melakukan kegiatan-kegiatan program-program pencegahan ya daripada kita nanti sudah berdampak lebih panjang penanganannya, jadi dari awal kita akan lakukan upaya-upaya pencegahan," kata dia.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan Santoso memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung normal.
"Tentunya kami akan melaksanakan kegiatan termasuk MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) ini seperti biasa. Cuman perbedaannya bahwasanya untuk besok kami sudah bersinergi dengan pihak kepolisian nanti kami juga akan melibatkan Dinas PPAPP-nya Pemprov DKI terkait dengan kegiatan besok," kata Santoso.
Dia juga mengatakan tak ada pengurangan jam belajar dan aktivitas sekolah tetap berjalan sesuai agenda.
