Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polisi Tangkap 2 Pelaku Persekusi Bocah di Taman Kramat Pulo Jakpus
Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)
  • Polisi Jakarta Pusat menangkap dua anak diduga pelaku persekusi terhadap bocah MWP (6) di Taman Kramat Pulo, Kecamatan Senen, pada Minggu 7 Juni 3026.
  • Video aksi persekusi viral di media sosial memperlihatkan korban dilepas celananya, diangkat ke tiang listrik, lalu tersengat hingga mengalami kejang dan dibawa ke RSCM.
  • Nenek korban mengetahui kejadian setelah meninjau rekaman CCTV taman yang menunjukkan dua pelaku berinisial LNG dan RVN menyeret serta menempelkan korban ke tiang listrik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Polres Jakarta Pusat menangkap dua anak diduga pelaku persekusi terhadap seorang bocah berinisial MWP (6) di Taman Kramat Pulo, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat (Jakpus) pada Minggu (7/6/3026).

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, penangkapan dilakukan oleh Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Perlindungan Pekerja dan Orang Rentan (PPO) Polres Jakpus.

“Informas awal pelaku dua orang sudah diamankan oleh Satres PPA PPO, data menyusul,” kata Erlyn dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/6/2026).

1. Video presekusi viral di media sosial

Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)

Sebelumnya, video persekusi terhadap MWP viral di media sosial. Dalam video yang beredar, kedua pelaku melepas celana korban.

Kemudian mereka memegang kedua tangan dan kaki korban dan mengangkatnya ke arah tiang listrik.

Diduga, kelamin korban ditempel ke tiang listrik hingga tersengat. Akibatnya korban disebut alami kejang dan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

2. Kesaksian nenek korban

Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)

Nenek korban, Linda Reselin dalam unggahan yang viral mengungkapkan, korban awalnya bermain di taman sekitar pukul 18.30-19.30 WIB. Tak lama kemudian, korban mengalami kejang-kejang dan dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis di RSCM.

"Cucu saya  main di taman sekitar pukul 18.30 hingga pukul 19.30 WIB. Saya dapat kabar bahwa cucu saya kejang-kejang," ujar Linda, dikutip dari akun media sosial @Balewartawanjakpus.

3. Persekusi terhadap korban terekam CCTV

Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)

Linda mengaku mengetahui dugaan penyebab kejadian tersebut setelah melihat rekaman CCTV yang berada di area taman pada keesokan harinya.

"Saya besoknya ke taman untuk melihat rekaman CCTV yang ada di dalam taman. Ternyata terlihat cucu saya diduga dipersekusi oleh dua orang berinisial LNG dan RVN. Cucu saya diseret dan ditempelkan ke tiang listrik yang akhirnya membuatnya tersetrum," tuturnya.

Editorial Team

Related Article