Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Prabowo Minta Jangan Lihat Dampak MBG-Kopdes Merah Putih Sekarang
Prabowo di acara peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). (IDN Times/M Ilman Nafi'an)
  • Presiden Prabowo menegaskan dampak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih baru bisa dirasakan beberapa tahun ke depan, bukan dalam waktu dekat.
  • Prabowo menjelaskan perputaran dana miliaran rupiah dari program MBG di desa diyakini mampu menggerakkan ekonomi lokal dan mencegah uang rakyat tersedot keluar negeri.
  • Meskipun mengakui banyak masalah dalam pelaksanaan MBG, Prabowo berkomitmen memperbaikinya karena masyarakat menilai program ini penting untuk kesejahteraan keluarga kecil di daerah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
16 Mei 2026

Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, dan menanggapi kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

tahun '25

Prabowo menyebut bahwa hasil dari program MBG dan Koperasi Merah Putih akan terlihat mulai dari apa yang dilakukan pada tahun 2025.

tahun '26

Prabowo menegaskan bahwa upaya yang dilakukan pada tahun 2026 merupakan bagian dari fondasi jangka panjang untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui MBG dan Koperasi Merah Putih.

'29

Prabowo meminta agar masyarakat tidak menilai dampak program MBG dan Koperasi Merah Putih pada tahun 2029 karena hasilnya belum sepenuhnya terlihat.

20 tahun lagi

Prabowo mengatakan bahwa keberhasilan program MBG dan Koperasi Merah Putih baru dapat dinilai sekitar dua dekade ke depan setelah pelaksanaannya dimulai.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan tanggapan terhadap kritik atas program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Merah Putih.
  • Who?
    Pernyataan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di hadapan masyarakat dan pejabat yang hadir dalam acara peresmian koperasi tersebut.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, tempat diluncurkannya 1.061 Koperasi Merah Putih secara resmi.
  • When?
    Acara dan pernyataan tersebut terjadi pada Sabtu, 16 Mei 2026, bersamaan dengan peresmian operasional koperasi baru.
  • Why?
    Prabowo menegaskan bahwa dampak positif program MBG dan Koperasi Merah Putih tidak dapat dilihat dalam waktu dekat karena manfaatnya baru akan terasa beberapa tahun ke depan.
  • How?
    Ia menjelaskan aliran dana dari program MBG akan berputar di desa melalui kegiatan koperasi yang menyalurkan sembako, pupuk subsidi, kredit murah, serta layanan logistik untuk memperkuat ekonomi lokal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Presiden Prabowo bilang orang jangan cepat menilai program makan bergizi gratis dan koperasi Merah Putih. Ia baru buka banyak koperasi di Nganjuk. Katanya uangnya nanti bisa bantu orang desa dan bikin ekonomi jadi kuat. Sekarang masih ada masalah, tapi Prabowo mau betulkan semua supaya rakyat kecil tetap bisa makan enak dan hidup lebih baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Peresmian lebih dari seribu Koperasi Merah Putih menunjukkan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa melalui perputaran dana yang besar di tingkat lokal. Meskipun Prabowo mengakui masih ada tantangan, tekadnya untuk menertibkan program dan mendengar langsung aspirasi rakyat kecil mencerminkan komitmen terhadap pemerataan manfaat dan ketahanan ekonomi masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Nganjuk, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto buka suara tentang banyaknya kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Prabowo mengatakan, program MBG dan Koperasi Merah Putih jangan dilihat dampaknya dalam waktu dekat. Menurut dia, efek dua program andalannya baru bisa dirasakan beberapa tahun ke depan.

"Saudara akan lihat apa yang kita buat tahun '25, tahun '26 ini. Jangan sekarang, jangan '29, jangan! Nanti 20 tahun lagi saudara nilai apa yang kita buat hari ini, yang kita buat adalah hal-hal yang mendasar. Kita bikin MBG, mendasar," ujar Prabowo.

"Artinya adalah bahwa tiap hari di desa beredar uang 3 ribu kali Rp15 ribu, Rp45 ribu kali 3 ribu. Saya ulangi, Rp15 ribu kali 3 ribu, ada yang lebih ada yang sedikit berkurang dan sebagainya. 3 ribu kali 15 ribu, Rp45 juta tiap hari. Tiap hari dan di situ ada 5 hari seminggu kali 4, 20. 20 hari kali Rp45 juta ya, Rp45 juta kali 20 berarti Rp900 juta tiap bulan kali 12. 12 kali Rp900 juta (=) Rp10 miliar. Ya, Rp10,8 miliar beredar di desa itu," kata dia.

Prabowo mengatakan, anggaran sebesar itu lebih baik dialirkan ke setiap daerah untuk MBG dan Koperasi Merah Putih.

"Kalau kita pakai yang mereka katakan, harus pasar bebas, neoliberal, pasar bebas, di mana modal besar yang akan berkuasa. Uangnya rakyat akan tersedot, berangkat-berangkat ujungnya ke luar negeri. Uangnya kelebihannya tidak masuk ke kita. Saudara-saudara, MBG ditambah dengan Koperasi Desa Merah Putih ini akan membangkitkan ekonomi kita," ujar dia.

Meski demikian, Prabowo mengakui masih ada banyak masalah pada program MBG. Prabowo bertekad untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Bahwa banyak masalah (MBG), iya. Bahwa banyak tantangan, benar. MBG banyak masalah, kita harus tertibkan. Manusia Indonesia, ya, kita mengertilah, ya, penyakit kita, harus kita berani hadapi! Harus kita berani bicarakan bahwa banyak di antara unsur-unsur pimpinan kita hatinya tidak kuat, integritasnya tidak kuat, imannya tidak kuat, berurusan dengan uang dia lupa," kata dia.

Prabowo mengatakan, saat bertemu rakyat bawah, banyak yang menyampaikan agar program MBG jangan sampai dihentikan.

"MBG begitu penting untuk bangsa kita. Ke mana-mana saya ketemu rakyat kecil, petani, 'Pak tolong Pak MBG jangan diberhentikan. Ini sangat membantu cucu-cucu saya bisa makan, sangat membantu saya, sangat membantu keluarga saya'. Jadi MBG sangat penting, tapi sekarang kita topang dengan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih," ujar dia.

Menurut Prabowo, apabila semua target Koperasi Merah Putih bisa beroperasi, maka bisa menopang rantai pasok program MBG.

"Ini adalah kegiatan-kegiatan Koperasi Merah Putih. Ada sembako yang dijual, sembako macam-macam termasuk subsidi, juga penyalur-penyalur gas, tabung-tabung gas, penyalur pupuk subsidi, sembako subsidi, kredit murah, layanan logistik bekerja sama dengan Pos Indonesia, penyalur bantuan pemerintah, menyerap gabah petani, dan juga akan ada apotik obat murah," kata dia.

Editorial Team