Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

TNI Kerahkan 1.892 Personel untuk Tangani Korban Gempa NTT

TNI Kerahkan 1.892 Personel untuk Tangani Korban Gempa NTT
Personel TNI ikut terlibat dalam tim SAR untuk mencari korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). (Dokumentasi Puspen TNI)
  • TNI mengerahkan 1.892 personel, 75 kendaraan, tenda, velbed, helikopter, Hercules, dan kapal perang untuk evakuasi serta dukungan bencana gempa di NTT.
  • Pesawat Hercules mengangkut 50 ribu paket sembako bantuan presiden ke Maumere, sementara pemerintah diperintahkan bergerak cepat memenuhi kebutuhan warga terdampak.
  • BNPB mencatat 47 korban meninggal akibat gempa M7,7 di NTT; sejumlah menteri, BNPB, Basarnas, serta BUMN ditugaskan langsung ke Labuan Bajo dan Maumere.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Mabes TNI ikut turun tangan dalam membantu melakukan evakuasi korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada 1.892 personel militer yang dikirim dari Kodam IX/Udayana dan Kodaeral VII Kupang untuk membantu. Selain itu, TNI ikut mengerahkan 75 unit kendaraan, 7 tenda lapangan dan 40 velbed.

"TNI Angkatan Laut (AL) juga menyiapkan satu unit helikopter Bell 412 dari Lanudal Juanda untuk mendukung penanggulangan bencana di wilayah Flores, termasuk membantu mobilitas personel dan distribusi dukungan," ungkap Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas di dalam keterangan pada Sabtu (15/8/2026).

Selain itu, TNI juga menyiapkan pesawat Hercules dan kapal perang untuk mendukung penanganan bencana. Pengerahan alutsista, kata Nas, akan dikerahkan sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan.

"Alutsista yang dikerahkan itu untuk membantu penanganan bencana dan mendukung kebutuhan masyarakat terdampak," tutur jenderal bintang dua itu.

  1. 1. Pesawat Hercules digunakan untuk angkut bantuan paket sembako

    Gempa NTT, Hercules
    Pesawat Hercules untuk angkut bantuan bagi korban gempa NTT. (Dokumentasi Sekretaris Kabinet)

    Lebih lanjut, pesawat Hercules digunakan untuk mengantarkan puluhan ribu paket sembako yang dikirimkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Biaya pengadaan paket sembako itu menggunakan dana bantuan presiden (banpres).

    Sekretaris Kabinet Letkol TNI Teddy Indra Wijaya mengatakan puluhan ribu paket sembako itu dikirimkan ke Maumere. "Telah diberangkatkan ke Maumere berupa 50 ribu paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak," ungkap Teddy di dalam keterangan pada Sabtu (15/8/2026).

    "Selain itu, Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah agar bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan," tutur dia.

  2. 2. Jumlah korban meninggal sudah mencapai 47 jiwa

    gempa NTT, TNI, korban
    Personel TNI ikut terlibat dalam tim SAR untuk mencari korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). (Dokumentasi Puspen TNI)

    Sementara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data mengenai korban jiwa akibat gempa bumi berkekuatan M7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pada Sabtu (15/8/2026) pukul 18.48 WIB, jumlah korban tewas sudah mencapai 47 jiwa. Sejauh ini, korban tewas paling banyak ditemukan di Kabupaten Manggarai yakni 24 orang.

    "Berdasarkan data sementara pada Sabtu (15/8/2026) pukul 18.48 WIB, BNPB merilis total jumlah korban meninggal dunia mencapai 47 orang. Sebaran korban tersebut teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka 3 orang, Ngada 1 orang dan Ende 1 orang," ungkap Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan di dalam keterangan pada malam ini.

    Diperkirakan korban tewas terus bertambah lantaran masih ditemukan warga yang terjebak di dalam reruntuhan bangunan.

  3. 3. Sejumlah menteri ditugaskan Prabowo agar turun langsung ke lapangan

    IMG-20260430-WA0038.jpg
    Menko PMK Pratikno kumpulkan empat menteri untuk mencari solusi polemik kekerasan anak di Daycare. (IDN Times/Amir Faisol).

    Selain itu, Prabowo juga menugaskan beberapa pejabat di pemerintah pusat agar langsung turun ke Labuan Bajo dan Maumere hari ini juga. Sejumlah menteri yang ditugaskan oleh Prabowo untuk turun langsung ke Maumere dan Labuan Bajo yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Praktikno, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono hingga Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono.

    Selain para menteri dan wamen, pejabat tinggi lainnya juga ikut berangkat ke NTT. Mulai dari pejabat di Pertamina, PLN, Telkom, dan Bulog. "Mereka diminta ke lapangan untuk mendukung penanganan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak," tutur pria yang masih menjadi prajurit TNI aktif itu.

    Ia juga memastikan penanganan korban gempa di lapangan akan dilakukan secara cepat, tepat dan melibatkan seluruh unsur terkait.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More