Kemkomdigi Turunkan Artikel Susanah Pengupas Bawang yang Disebut Prabowo

- Komdigi sempat memuat kisah Susanah yang disebut Prabowo sebagai pekerja pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram.
- Tautan kisah Susanah di situs Komdigi menghilang pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sekitar pukul 19.45 WIB.
- Susanah disebut menjahit kain, bekerja di SPPG, serta menjadi penerima manfaat PKH bersama keluarganya.
Jakarta, IDN Times - Kementeri Komunikasi Digital sempat memuat artikel yang menceritakan sosok Susanah, perempuan 38 tahun yang disebut Presiden Prabowo Subianto mendapat upah Rp700 ribu per Kilogram bawang yang dikupasnya.
Artikel itu sempat tayang dengan link https://www.komdigi.go.id/berita/artikel-gpr/detail/kisah-susanah-yang-disebut-presiden-pkh-hingga-mbg-bantu-ekonomi-keluarganya. Namun, menghilang pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 19.45 WIB.
1. Susanah dikaruniai tiga anak

Artikel Susanah diturunkan Komdigi (Screenshot Web Kemkomdigi) Dalam artikel yang sempat ditayangkan di situs Komdigi, Susanah disebut hidup bersama suami bernama Didim. Mereka dikaruniai tiga anak.
Anak pertama telah lulus SMA, anak kedua duduk di bangku SMP, sedangkan anak bungsunya masih duduk di SD.
2. Susanah disebut kerja di SPPG dan menjahit kain

Ilustrasi SPPG di Kabupaten Majalengka (inin nastain/IDN Times/ Susanah disebut melakukan berbagai macam pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Pada pagi hari, ia menjahit kain perca yang dimanfaatkan sebagai lap pembersih.
Menurut artikel yang sempat dirilis Komdigi, ia mendapatkan upah Rp700 untuk setiap kilogram kain yang dijahit. Dalam sehari, ia mampu mengerjakan 20 Kilogram kain.
Selain itu, Susanah juga disebut bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mulai pukul 13.00 WIB untuk mencuci ompreng,
Sementara itu, Didim bekerja sebagai buruh bangunan
Susanah dan keluarganya tercatat sebagai penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Ia juga pernah menerima Bantuan Pangan Non-Tunai.
Ia bercita-cita memiliki usaha sendiri. Dengan begitu, ia dan keluarga tak bergantung pada orang lain.
"Kalau ekonomi membaik yang penginnya punya usaha sendiri, gak dari orang. Kan ini semua punya bos ya, sampai ke mesin-mesin, ke peralatan guntung saja punya bos," ujarnya mengutip artikel Komdigi yang telah diturunkan.
3. Prabowo kenalkan sosok Susanah di Sidang Tahunan
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8). (Dok. DPR-RI) Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sempat mengenalkan sosok Susanah dalam Sidang Tahunan dan Sidang Besama MPR, DPR, dan DPD.
Prabowo mengenalkan Susanah kepada ratusan anggota Dewan di Parlemen sebagai pekerja pengupas bawang yang disebut mendapatkan upah sebesar Rp700 ribu per kilogram.
"Hari ini, hadir bersama kita Ibu Susanah dari Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai buruh harian, mengupas bawang dengan upah Rp700.000 per kilogram. Program Keluarga Harapan dan program sembako membantu menjaga pendidikan anak-anaknya," kata Prabowo di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Dalam sidang tahunan kali ini, Prabowo menghadirkan delapan penerima program pemerintah dari berbagai daerah. Selain Susanah dan Margarelitha ada petani bernama Joko Puro dari Ngawi, Jawa Timur, yang produksi pertaniannya bisa meningkat karena program bantuan pemerintah.
Ada juga Kristiani Beno, seorang siswi kelas 6 sekolah dasar dari Merauke, Papua Selatan, sebagai penerima program Makan Bergizi Gratis(MBG), hingga ada juga Muhammad Rizky Pratama, seorang anak usia 12 tahun dari Medan, Sumatra Utara, yang sebelumnya putus sekolah karena harus membantu berdagang, kini bisa bersekolah berkat Program Sekolah Rakyat.


















