Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Prabowo Panggil Purbaya, Airlangga hingga Gubernur BI ke Istana, Bahas Ini
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (Ratas), Selasa (7/4/2026) (dok. Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo memanggil sejumlah menteri dan Gubernur BI ke Istana untuk rapat terbatas membahas isu ekonomi, pembangunan, serta transformasi BUMN.
  • Dony Oskaria menyampaikan bahwa restrukturisasi BUMN ditargetkan selesai tahun ini dan Presiden juga menanyakan perkembangan penyelesaian utang proyek kereta cepat Whoosh.
  • Menteri KKP Wahyu Trenggono menjelaskan percepatan pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih yang ditargetkan rampung Mei serta rencana kerja sama pengadaan kapal dengan Inggris.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
7 April 2026

Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan pejabat, termasuk Airlangga Hartarto, Purbaya Yudhi Sadewa, dan Gubernur BI Perry Warjiyo ke Istana Kepresidenan Jakarta untuk rapat terbatas membahas berbagai isu ekonomi dan pembangunan.

akhir bulan Mei

Menteri KKP Wahyu Trenggono menyebut pembangunan 100 titik Kampung Nelayan Merah Putih diperkirakan selesai pada akhir bulan Mei.

tahun 2026

Pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 unit Kampung Nelayan Merah Putih di tahun 2026 dengan fokus di wilayah Indonesia Timur.

dua tahun

Wahyu Trenggono menyatakan target penyelesaian kerja sama pengadaan kapal dengan Pemerintah Inggris adalah dalam dua tahun.

kini

Kesepakatan restrukturisasi utang proyek kereta cepat Whoosh dinyatakan sudah final dan akan segera ditandatangani oleh pemerintah.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta untuk membahas transformasi BUMN, perkembangan proyek kereta cepat Whoosh, serta percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat bersama sejumlah menteri, termasuk Airlangga Hartarto, Purbaya Yudhi Sadewa, Rachmat Pambudy, Brian Yuliarto, Andi Amran Sulaiman, Wahyu Trenggono, Dony Oskaria, dan Gubernur BI Perry Warjiyo.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta dengan kehadiran para pejabat kabinet dan pimpinan lembaga terkait sektor ekonomi serta pembangunan nasional.
  • When?
    Rapat terbatas dilaksanakan pada Selasa, 7 April 2026. Beberapa hasil pembahasan dijadwalkan akan diumumkan secara resmi dalam satu hingga dua minggu mendatang.
  • Why?
    Pertemuan dilakukan untuk mempercepat restrukturisasi BUMN, menyelesaikan proses restrukturisasi utang proyek kereta cepat Whoosh, serta memastikan target pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tercapai sesuai jadwal.
  • How?
    Pembahasan dilakukan melalui rapat langsung yang dipimpin Presiden
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Prabowo manggil banyak menteri ke Istana buat rapat. Ada Pak Airlangga, Pak Purbaya, Pak Dony, dan yang lain juga datang. Mereka ngomong soal BUMN biar jadi lebih baik, terus soal kereta cepat Whoosh yang mau selesai tandatangan. Mereka juga bahas bikin kampung nelayan baru supaya cepat jadi di banyak tempat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo menunjukkan koordinasi kuat antarmenteri dalam mempercepat agenda strategis nasional. Pembahasan mencakup restrukturisasi BUMN yang disiapkan secara fundamental, penyelesaian final proyek kereta cepat Whoosh, serta percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih hingga kerja sama kapal dengan Inggris—semuanya mencerminkan fokus pemerintah pada efisiensi, kolaborasi, dan pemerataan pembangunan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/4/2026), untuk rapat terbatas (Ratas). Menteri yang terlihat hadir di Istana Kepresidenan ada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Selain itu, ada juga Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Wahyu Trenggono, Kepala Badan Pengelola BUMN Dony Oskaria, dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Pery Warjiyo.

1. Bahas transformasi BUMN

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (Ratas), Selasa (7/4/2026) (dok. Sekretariat Presiden)

Usai rapat terbatas, Dony Oskaria menjelaskan poin rapat bersama Presiden Prabowo. Salah satunya membahas tentang transformasi BUMN.

“Tahun ini kita harus menyelesaikan seluruh restrukturisasi BUMN dan diharapkan ini bisa selesai tepat waktu, tidak hanya tepat waktu tetapi juga secara fundamental selesai,” ujar Dony di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

2. Prabowo tanyakan Whoosh

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (Ratas), Selasa (7/4/2026) (dok. Sekretariat Presiden)

Dony juga menyebut, dalam rapat tersebut Prabowo secara khusus menanyakan perkembangan kereta cepat Whoosh. Menurut Dony, kajian mengenai restrukturisasi utang kereta cepat tersebut sudah selesai dan akan segera ditandatangani.

"Insyaallah, saya dan Pak Menkeu, minggu depan atau 2 minggu lagi akan ketemu dengan teman-teman wartawan, dengan Pak Menkeu untuk menyampaikan penyelesaian dari Whoosh yang sudah selesai, sudah final, ya," ucap dia.

Dony belum bersedia buka-bukaan mengenai keterlibatan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Detail mengenai proses penyelesaian tersebut akan disampaikan secara resmi bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Meski detailnya belum diungkap, Dony memastikan kesepakatan penyelesaian sudah final dan akan segera ditandatangani.

"Nah, ini nanti akan kita sampaikan, kan enggak surprise lagi nanti. Saya dan Pak Menkeu tentunya akan barengan nanti untuk menyampaikan kepada publik mengenai proses penyelesaian itu. Tapi yang pasti buat teman-teman sekalian, penyelesaiannya sudah segera akan kita tanda tangani dan kita bereskan," paparnya.

3. Bahas percepatan pembangunan kampung nelayan

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (Ratas), Selasa (7/4/2026) (dok. Sekretariat Presiden)

Adapun Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, rapat terbatas juga membahas mengenai percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

"Kita sudah membangun 100 titik, 65 tahap satu, 35 tahap kedua, dan kemudian itu totalnya 100, semuanya diperkirakan akhir bulan Mei selesai," ucap Trenggono.

Pada tahun 2026, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ditargetkan 1.000 unit. “Yang seribu berikut di tahun 2026 secara paralel kita akan kerjakan dan fokusnya adalah ke Indonesia Timur,” kata dia.

Tidak hanya itu, Trenggono menyampaikan mengenai kerja sama pengadaan kapal dengan Pemerintah Inggris. “Persiapan semuanya, seperti galangan kapal di Indonesia ada berapa, yang sanggup, yang sesuai. Itu semua kita sedang analisis bersama. Mudah-mudahan nanti segera bisa cepat. Karena targetnya dua tahun harus sudah jadi,” imbuhnya.

Editorial Team