Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, Indonesia akan memiliki kapal induk mirip Black Hawk, milik Amerika Serikat. Kapal induk itu dibeli dari Italia dan akan dikelola oleh TNI Angkatan Laut (AL).
Hal itu Prabowo sampaikan dalam rapat terbatas penanganan bencana di Indonesia yang digelar secara daring dan disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (7/9/2026).
"Alhamdulillah sebentar lagi kapal induk dari Italia akan masuk ke jajaran TNI AL kita, itu kita akan refurbished, kita ubah untuk menjadi kapal induk helikopter dan untuk drone dan itu kemampuannya itu bisa menampung 10 helikopter kelas menengah, medium helikopter, 10. saya kira itu sejenis Black Hawk dan sejenis MI17 yang rata-rata bisa mengangkut 4-5 ton air," ujar Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga memerintahkan 10 helikopter yang ada untuk segera merapat ke sumber titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah.
"Kemudian kita nanti harus alokasikan lebih banyak pesawat-pesawat untuk cuaca, untuk modifikasi cuaca, kemudian BRIN harus mengkaji zat-zat apa yg paling efisien untuk mempercepat modifikasi cuaca," ucap dia.
Prabowo juga meminta memperbanyak drone yang bisa ikut memadamkan karhutla. Sehingga, drone tersebut bisa membantu pemadaman selain menggunakan helikopter.
"Selanjutnya kita harus mengadakan drone-drone yang bisa melempar air ada drone yang cukup besar sampai bisa mengangkut, melempar, menge-drop 50 kilogram air, ketika kita 10 drone, itu sama dengan 1 helikopter kemampuannya, ya kan? 50, oh tidak, 50 kali 10, 500 atau setengah ton ya?," kata dia.
