Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku menerima sejumlah komplain terkait ketiadaan halte di daerah penyangga, seiring perluasan rute Transjabodetabek.
Pramono menyebut untuk wilayah administrasi Jakarta, pembangunan halte menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun, persoalan muncul ketika rute melintasi wilayah di luar Jakarta.
“Problem utamanya Transjabodetabek, kalau yang wilayahnya Jakarta, maka kami yang bertanggung jawab untuk membangun haltenya dan semuanya sudah kita lakukan. Tetapi problemnya adalah tidak semua daerah kemudian mau untuk membangunkan halte itu,” ujar Pramono, Jumat (20/2/2026).
