Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pramono Instruksikan Basmi Ikan Sapu-Sapu di Seluruh Jakarta
Petugas Gabungan Gelar Kerja Bakti Tangkap Ikan Sapu-sapu di depan Kali Mal Plaza Indonesia. (Dok. Pemkot Jakpus)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan pembasmian ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Jakarta karena dianggap merusak ekosistem sungai dan mengancam ikan lokal.
  • Kepala Dinas KPKP Hasudungan A Sidabalok menjelaskan masalah ikan sapu-sapu sudah lama terjadi, bahkan ditemukan kandungan bakteri dan logam berat pada sampel air serta ikan di Ciliwung.
  • Pemerintah Kota Jakarta Pusat melakukan kerja bakti menangkap puluhan ikan sapu-sapu di Kali Cideng yang diketahui merusak turap dan berpotensi membahayakan warga jika dikonsumsi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan pembasmian ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Jakarta karena dianggap merusak ekosistem sungai dan menjadi predator bagi ikan lokal.
  • Who?
    Instruksi disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dengan pelaksanaan melibatkan Dinas KPKP, Pemkot Administrasi Jakarta Pusat, serta Wali Kota Arifin bersama petugas lapangan.
  • Where?
    Kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu dilakukan di berbagai sungai Jakarta, termasuk kali Cideng depan Plaza Indonesia, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Minggu, 12 April 2026, sementara kegiatan kerja bakti penangkapan berlangsung sebelumnya pada Jumat, 10 April 2026.
  • Why?
    Ikan sapu-sapu dinilai merusak ekosistem sungai karena memangsa ikan lokal seperti wader serta menyebabkan kerusakan turap dan pencemaran akibat kandungan logam berat dan bakteri berbahaya.
  • How?
    Pembasmian dilakukan melalui operasi penangkapan massal di sungai-sungai. Ikan yang tertangkap dimatikan dengan cara dipatahkan tubuhnya lalu dikubur untuk mencegah penyebaran racun atau penyakit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Gubernur Pramono bilang semua orang harus tangkap ikan sapu-sapu di Jakarta. Katanya ikan itu jahat buat sungai karena makan ikan kecil dan bikin rusak tempat air. Banyak orang kerja bakti di kali buat nangkap ikan itu. Sekarang mereka sudah dapat banyak ikan dan mau terus bersihin sungai supaya airnya sehat lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan untuk membasmi ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Jakarta. Menurutnya, kehadiran ikan tersebut merusak ekosistem di sungai Ibu Kota.

"Maka saya akan meminta bukan hanya Jakarta pusat tapi semua wilayah yang ikan sapu-sapunya banyak akan kita operasi jadi kita mulai apa yang di PI (Plaza Indonesia) itu sebagai awal," ucap Pramono Anung di Jakarta Timur, Minggu (12/4/2026).

1. Ikan sapu-sapu jadi predator

Petugas Gabungan Gelar Kerja Bakti Tangkap Ikan Sapu-sapu di depan Kali Mal Plaza Indonesia. (Dok. Pemkot Jakpus)

Pramono mengatakan, ikan sapu-sapu merusak ekosistem karena menjadi predator untuk wader dan ikan lokal lainnya. Sehingga, jika tidak dibasmi akan menganggu sistem ekologi di sungai.

"Kalau enggak dilakukan segera penangkapan, dan juga mengurangi jumlah ikan sapu sapu ini pasti ini mempengaruhi pada ekosistem kita," katanya.

2. Permasalahan ikan Ciliwung bukan hal baru

Petugas Gabungan Gelar Kerja Bakti Tangkap Ikan Sapu-sapu di depan Kali Mal Plaza Indonesia. (Dok. Pemkot Jakpus)

Kepala Dinas KPKP Pemprov DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok mengatakan, permasalahan ikan sapu-sapu ini bukan hal yang baru sebelumnya juga sudah pernah terselesaikan di kali Ciliwung.

"Waktu pembersihan ikan sapu-sapu di kali Ciliwung kita sudah mengambil sampel ikan dan airnya juga, ternyata ambang batas pencemarannya melebihi ikan mengandung Salmoella serta E.Coli juga residu logam berat," kata Hasudungan.

3. Ikan sapu-sapu rusak turap

Petugas Gabungan Gelar Kerja Bakti Tangkap Ikan Sapu-sapu di depan Kali Mal Plaza Indonesia. (Dok. Pemkot Jakpus)

Dia mengatakan pihaknya bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat telah melakukan kerja bakti penangkapan ikan sapu-sapu di kali Cideng, depan Plaza Indonesia Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, pada Jumat (10/4/2026).

"Kita teruskan lagi kerja bakti ini di kali Cideng karena memang jika melihat dari saluran kali tidak terlalu panjang seperti Ciliwung jadi mudah untuk mengendalikan ikan sapu-sapunya," imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin mengatakan, tadi waktu dilakukan penangkapan ternyata ikan sapu-sapu banyak yang masuk ke turap.

"Tadi ikan sapu-sapu yang mau ditangkap banyak yang masuk turap dan merusak turap karena ukuran ikan yang cukup besar. Ikan sapu-sapu menyimpan telurnya juga di turap," katanya.

Arifin menambahkan, total ikan yang ditangkap sebanyak 40-an ekor dan dimatikan dengan cara dipatahkan tubuhnya, setelah itu nanti dikubur.

"Ikan ini sangat berbahaya karena memakan semua racun yang ada di kali. Saya mengimbau kepada warga jangan mengkonsumsi ikan sapu-sapu," ujarnya.

Editorial Team