Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pramono Kaget Lihat Anak Buahnya Bisa Catwalk di Pasar Tanah Abang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam Ramadan Hijab Fest, Kamis (12/3/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Sejumlah kepala dinas dan pimpinan BUMD DKI Jakarta tampil di catwalk Jakarta Hijab Festival 2026 di Pasar Tanah Abang, mengejutkan sekaligus menghibur Gubernur Pramono Anung.
  • Acara fashion show ini digelar untuk menghidupkan kembali ekonomi Tanah Abang, dengan pedagang melaporkan peningkatan pembeli meski belum sepenuhnya pulih seperti sebelum pandemi.
  • Gubernur Pramono mendorong masyarakat meramaikan pusat belanja Jakarta menjelang Idulfitri melalui konsep 'mudik ke Jakarta' guna memperkuat perputaran ekonomi ibu kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Suasana berbeda terlihat di Pasar Tanah Abang saat digelar Jakarta Hijab Festival 2026. Sejumlah kepala dinas dan pimpinan BUMD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta naik ke panggung fashion show, memperagakan busana muslim di tengah keramaian pasar.

Salah satu adalah Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin, yang tampil mengenakan turban dan baju koko. Bahkan diakuinya, busana itu dibeli secara mendadak di Tanah Abang sebelum naik ke panggung.

Ia mengaku sempat grogi saat harus berjalan di atas catwalk. Apalagi, biasanya ia lebih sering tampil dalam forum resmi pemerintahan dibanding menjadi peragawan di depan publik.

1. Pramono merasa terhibur

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam Ramadan Hijab Fest, Kamis (12/3/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Aksi para pejabat tersebut membuat Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, terkejut sekaligus terhibur. Ia mengaku tidak menyangka para pejabat Balai Kota berani tampil dalam fashion show di tengah pasar.

"Hari ini saya benar-benar surprise, gembira, dan sekaligus kaget. Ternyata Balai Kota untuk fashion show nggak kalah malu-maluin daripada yang sebenarnya. Keberaniannya luar biasa. Saya terus terang memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya," ujar Pramono.

2. Pedagang keluhkan belum ada kenaikan pembeli di Tanah Abang

Ilustrasi Ramadan Hijab Fest di Tanah Abang, Kamis (12/3/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Menurut Pramono, kegiatan tersebut digelar bukan sekadar hiburan. Acara ini sengaja dibuat untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di Tanah Abang, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia mengatakan, para pedagang yang ditemuinya mengaku jumlah pembeli mulai meningkat meski belum sepenuhnya pulih seperti sebelumnya.

"Tadi begitu saya masuk, saya menanyakan para pedagang yang ada. Mereka rata-rata mengatakan bahwa memang sudah ada perbaikan. Ada peningkatan. Orang belanja ke Tanah Abang kembali. Tetapi belum maksimal, dan mereka mengharapkan Pemerintah DKI Jakarta hadir untuk itu," katanya.

3. Mudik ke Jakarta untuk gerakan ekonomi

Ilustrasi Ramadan Hijab Fest di Tanah Abang, Kamis (12/3/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pramono mendorong masyarakat untuk kembali meramaikan pusat perbelanjaan di Jakarta, termasuk Tanah Abang, dalam momentum menjelang Idul Fitri tahun ini. Ia bahkan menyebut, konsep “mudik ke Jakarta” sebagai upaya baru untuk menggerakkan ekonomi ibu kota.

"Kita ingin menunjukkan bahwa Pemerintah DKI Jakarta secara sungguh-sungguh dan serius ingin melakukan perbaikan di pusat perbelanjaan yang dulu sangat terkenal nomor satu di Asia Tenggara ini," ujarnya.

Editorial Team