Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Profil Gus Yahya, Eks Ketua Umum PBNU yang Kembali Jadi Wantimpres
Presiden Prabowo Subianto bersama anggota Wantimpres, KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) (dok. Sekretariat Presiden)
  • KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya kembali dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Wantimpres bersama 25 orang lain di Istana Negara, Jakarta, 2 Oktober 2026.

  • Tokoh NU kelahiran Rembang ini pernah memimpin PBNU periode 2021-2026, menjadi Katib Aam PBNU 2015-2020, serta mengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Thalibin di Rembang.

  • Gus Yahya pernah menjadi juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid, anggota Wantimpres era Jokowi sejak 2018, dan mengikuti sejumlah kegiatan keagamaan internasional.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
16 Februari 1966

Gus Yahya lahir di Rembang.

2015-2020

Gus Yahya menjabat sebagai Katib Aam PBNU.

2018

Gus Yahya dilantik menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden pada era Presiden Joko Widodo.

2021-2026

Gus Yahya menjabat sebagai Ketua Umum PBNU.

2 Oktober 2026

Presiden Prabowo Subianto kembali melantik Gus Yahya sebagai anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakarta.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya kembali dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden oleh Presiden Prabowo Subianto.
  • Who?
    Presiden Prabowo Subianto melantik Gus Yahya bersama 25 anggota Wantimpres lainnya. Gus Yahya merupakan mantan Ketua Umum PBNU dan kakak Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
  • Where?
    Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta.
  • When?
    Gus Yahya dilantik pada Jumat, 2 Oktober 2026.
  • Why?
    Gus Yahya ditetapkan kembali sebagai anggota Wantimpres, sementara alasan dan pertimbangan pengangkatannya hingga saat ini belum ada keterangan resmi.
  • How?
    Presiden Prabowo Subianto melantik Gus Yahya dalam pelantikan yang juga mencakup 25 orang lainnya sebagai anggota Wantimpres.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Gus Yahya dilantik lagi oleh Presiden Prabowo jadi anggota Wantimpres di Jakarta pada 2 Oktober 2026. Ia dilantik bersama 25 orang lain. Gus Yahya dulu pemimpin besar NU. Ia juga pernah jadi juru bicara Presiden Gus Dur. Sekarang ia kembali membantu memberi pertimbangan kepada presiden.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pelantikan kembali Gus Yahya sebagai anggota Wantimpres mencerminkan kesinambungan peran seorang tokoh dengan pengalaman luas di bidang keagamaan, pendidikan, dan pemerintahan. Riwayatnya memimpin PBNU, menjadi juru bicara presiden, serta terlibat dalam forum internasional memberi dasar kuat bagi keterlibatannya dalam memberikan pertimbangan kepada presiden.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - KH. Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya, kembali dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Ia dilantik bersama 25 orang lainnya di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Gus Yahya merupakan kiai yang yang lahir di Rembang pada 16 Februari 1966. Dia merupakan kakak dari Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

1. Gus Yahya pernah menjadi Ketua Umum PBNU

Presiden Prabowo Subianto bersama anggota Wantimpres, KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) (dok. Sekretariat Presiden)

Gus Yahya merupakan tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Ia pernah menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026.

Gus Yahya juga pernah menjadi Katib Aam PBNU periode 2015-2020. Gus Yahya juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah.

2. Pernah kuliah di UGM

Presiden Prabowo Subianto bersama anggota Wantimpres, KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). (dok. Sekretariat Presiden)

Gus Yahya semasa kecil menimba ilmu di Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta. Gus Yahya kemudian kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM), dengan menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

Gus Yahya memiliki ketertarikan di bidang ilmu sosiologi. Oleh karena itu, ia masuk UGM di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

3. Pernah jadi jubir Gus Dur hingga Wantimpres

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Gus Yahya pernah menjadi Juru Bicara Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Pada 2018 era Presiden ketujuh RI Joko "Jokowi" Widodo, Gus Yahya dilantik menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Sejumlah kegiatan di kancah global kerap diikuti Gus Yahya. Mulai dari Dewan Eksekutif Agama di Amerika Serikat, kemudian ikut dalam International Religious Freedom (IRF) Summit di Washington, DC, Amerika Serikat dan konferensi tingkat tinggi (KTT).

Curated For You

Editorial Team

Related Article