Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Profil Anwar Iskandar, Ketum MUI yang Kini Jadi Anggota Wantimpres

3 min read
Profil Anwar Iskandar, Ketum MUI yang Kini Jadi Anggota Wantimpres
Anggota Wantimpres, KH. Anwar Iskandar (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • KH Anwar Iskandar dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, bersama 26 orang lainnya pada 2 Oktober 2026.
  • Ketua Umum MUI periode 2025–2030 ini merupakan kiai senior asal Banyuwangi, pengasuh Pesantren Al-Amien Kediri, dengan pendidikan pesantren hingga IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
  • Anwar memiliki rekam jejak di MUI, PBNU, GP Ansor, dan PKB, serta menerima Bintang Mahaputera Pratama atas pengabdian dakwah, pendidikan, dan kehidupan kebangsaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - KH. Anwar Iskandar satu dari 26 orang lainnya dilantik menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (2/10/2026), dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto.

Anwar Iskandar merupakan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030. Ia terpilih sebagai ketua Umum MUI dalam Musyawarah Nasional (Munas) XI di Hotel Mercure, Jakarta, Sabtu, (22/11/2026). Pemilihan dilakukan dalam Sidang Pleno ke-12 yang dipimpin Ketua SC Munas XI, KH Masduki Baidlowi, dengan hasil rapat formatur diumumkan Buya Amirsyah Tambunan.

Kiai Anwar sebelumnya menjabat Ketua Umum MUI sejak 2023 menggantikan KH Miftachul Akhyar. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Kediri, Jawa Timur itu kembali dipercaya memimpin MUI melalui mekanisme musyawarah mufakat dengan sistem Ahlul Halli wal Aqdi atau formatur. Pada pemilihan ini, sebanyak 19 orang formatur terlibat dalam proses penetapan ketua umum. Berikut sosok KH Anwar Iskandar yang dikenal sebagai kai sepuh asal Banyuwangi.

  1. 1. Latar belakang pendidikan dan keluarga KH Anwar Iskandar

    Anggota Wantimpres, KH. Anwar Iskandar (IDN Times/Ilman Nafi'an)
    Anggota Wantimpres, KH. Anwar Iskandar (IDN Times/Ilman Nafi'an)

    KH Anwar Iskandar merupakan kiai senior kelahiran Desa Berasan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, pada 24 April 1950. Ia berasal dari keluarga pesantren dan merupakan putra KH Iskandar, pendiri Pesantren Mambaul Ulum.

    Sejak kecil, ia mengenyam pendidikan di lingkungan pesantren, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI/SD) hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs/SLTP). Setelah itu, Anwar melanjutkan pendidikan di Madrasah Aliyah (MA/SLTA) sebelum menimba ilmu di Pesantren Lirboyo, Kediri.

    Pada masa yang sama, Anwar menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Tribakti Kediri hingga memperoleh gelar sarjana muda. Perjalanan akademiknya berlanjut pada 1970 ketika ia diterima di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta (sekarang UIN Jakarta) dengan memilih jurusan Sastra Arab.

    Dilansir dari laman muijatim.or.id, pada 1975 Kiai Anwar menikah dengan Nyai Qoni’atus Zahro, perempuan asal Jamsaren, Kediri yang merupakan putri Kiai Sa’id, Pengasuh Pondok Pesantren Assa’idiyah.

    Dari pernikahan pertamanya ini, pasangan tersebut dikaruniai seorang putra dan lima putri. Kemudian pada 1990, Kiai Anwar kembali menikah dengan Nyai Hajah Yayan Handayani dari Bogor. Pernikahan kedua ini dikaruniai tiga putra dan satu putri, yang kini tinggal di Pondok Pesantren Al-Amien.

  2. 2. Karier organisasi dan politik KH Anwar Iskandar

    Anggota Wantimpres, KH. Anwar Iskandar (IDN Times/Ilman Nafi'an)
    Anggota Wantimpres, KH. Anwar Iskandar (IDN Times/Ilman Nafi'an)

    Selain dikenal luas sebagai pendidik dan pengasuh pondok pesantren, Kiai Anwar memiliki rekam jejak panjang dalam organisasi keagamaan dan dunia politik. Sebelum terpilih sebagai Ketua Umum MUI, ia menjabat Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat 2020-2025.

    Di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU), Kiai Anwar saat ini juga mengemban amanah sebagai Wakil Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2022–2027.

    Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menjabat sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cabang Kediri, Rais Syuriyah NU Kediri, hingga Wakil Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.

    Sementara di ranah politik, Kiai Anwar pernah memimpin Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur pada 1998, dan menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari utusan daerah Jawa Timur.

  3. 3. Mendapat anugerah Bintang Mahaputera Pratama

    Anggota Wantimpres, KH. Anwar Iskandar (IDN Times/Ilman Nafi'an)
    Anggota Wantimpres, KH. Anwar Iskandar (IDN Times/Ilman Nafi'an)

    Dikutip dari laman mui.or.id, Kiai Anwar dianugerahi Bintang Mahaputera Pratama oleh Presiden Prabowo Subianto, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdiannya di bidang dakwah, pendidikan, dan kehidupan kebangsaan.

    Dalam keterangan resmi disebutkan, Kiai Anwar selama ini konsisten berperan dalam memelihara keharmonisan umat, serta mendorong penguatan moderasi beragama di Indonesia.

Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More