Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menghentikan Muhammad Qodari dari jabatan Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah. Namun di saat yang sama, Prabowo mengangkat Qodari sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) bersama 25 tokoh lainnya. Di Wantimpres, Qodari menjabat sebagai sekretaris.
Qodari sendiri memulai jabatannya di Istana dengan menjadi Wakil Kepala KSP. Ia kemudian dilantik jadi Kepala KSP menggantikan AM Putranto. Tak lama memegang posisi KSP, Qodari kemudian dilantik menjadi Kepala Bakom pada Senin (27/4/2026), bersama sejumlah menteri dan kepala badan lainnya dalam reshuffle ke-5 Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.
Qodari sebelumnya dikenal sebagai pengamat politik dan pendiri salah satu lembaga survei di Indonesia. Ia kemudian masuk ke Istana saat Prabowo Subianto terpilih menjadi Presiden ke-8 RI.
Dikutip dari IDN Times Sumsel, Qodari berasal dari Palembang, Sumatra Selatan. Ia lahir di Palembang, 15 Oktober 1973. Sebelum menjadi Wakil Kepala Staf Kepresiden RI, dia merupakan pengamat politik yang kerap melontarkan pernyataan kontroversial. Berikut profil Qodari.
