Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rasuna Said Macet Parah, Pramono: Penataan Tak Mungkin Tanpa Dampak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Gedung DPRD, Senin (13/4/2026) / IDN Times Dini Suciatiningrum
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui penataan pedestrian di Jalan Rasuna Said menyebabkan kemacetan sementara akibat proses penyelesaian proyek pasca pembongkaran tiang monorel.
  • Penataan ini bertujuan memperbaiki kualitas kawasan agar lebih nyaman dan ramah pejalan kaki, dengan target peresmian pada 22 Juni sebagai kado untuk Jakarta.
  • Sebanyak 109 tiang monorel di Rasuna Said telah dibongkar, membuka jalan bagi pembangunan pedestrian, perbaikan selokan, dan penambahan taman kota agar setara dengan kawasan Sudirman–Thamrin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
21 Februari 2026

Sebanyak 109 tiang monorel di koridor Rasuna Said selesai dipotong dan dirapikan oleh Dinas Bina Marga, menandai berakhirnya pembongkaran proyek mangkrak Jakarta Monorel.

24 Februari 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan bahwa seluruh tiang monorel telah dibongkar dan kawasan akan segera ditata ulang dengan pembangunan pedestrian, perbaikan selokan, serta penambahan taman kota.

13 April 2026

Pramono menjelaskan bahwa pekerjaan penataan pedestrian di Jalan Rasuna Said masih dalam tahap penyelesaian dan menyebabkan kemacetan sementara akibat dampak konstruksi.

22 Juni 2026

Pemprov DKI menargetkan peresmian kawasan Rasuna Said yang telah ditata sebagai kado untuk Jakarta, dengan harapan tampil setara dengan kawasan Sudirman–Thamrin.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kemacetan parah terjadi di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, akibat pekerjaan penataan pedestrian yang sedang berlangsung setelah pembongkaran tiang-tiang monorel.
  • Who?
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Dinas Bina Marga terlibat dalam proses penataan kawasan dan pembongkaran 109 tiang monorel di koridor Rasuna Said.
  • Where?
    Pekerjaan dilakukan di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, termasuk area bekas trase proyek monorel yang telah dibongkar.
  • When?
    Pembongkaran tiang monorel selesai pada 21 Februari 2026, sementara penataan pedestrian masih berlangsung hingga pertengahan April 2026 dengan target peresmian pada 22 Juni 2026.
  • Why?
    Penataan dilakukan untuk memperbaiki kualitas kawasan Rasuna Said agar lebih tertata dan ramah bagi pejalan kaki setelah area tersebut kosong pasca pembongkaran proyek monorel mangkrak.
  • How?
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pembangunan pedestrian baru, perbaikan saluran air, serta penambahan taman kota; kegiatan ini menyebabkan kemacetan sementara selama proses penyelesaian lapangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Jalan Rasuna Said sekarang macet banget karena lagi dibenerin trotoarnya. Pak Gubernur Pramono bilang ini gara-gara tiang monorel yang udah dirobohin dan sekarang mau ditata lagi biar lebih bagus. Katanya nanti bakal ada taman dan jalan buat orang jalan kaki. Sekarang masih dikerjain, tapi nanti mau jadi rapi kayak Sudirman-Thamrin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meski kemacetan sempat terjadi di Jalan Rasuna Said, langkah penataan yang dilakukan menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperbaiki kualitas kawasan tersebut. Pembongkaran tiang monorel mangkrak membuka ruang bagi pembangunan pedestrian, taman kota, dan perbaikan selokan, menandakan transformasi positif menuju lingkungan yang lebih tertata, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengakui penataan pedestrian di Jalan Rasuna Said, Kuningan, pasca pembongkaran tiang-tiang monorel menimbulkan dampak terhadap pengguna jalan, salah satunya macet.

Menurut Pramono, pekerjaan yang saat ini masih dalam tahap penyelesaian memang tak bisa dihindarkan dari efek sementara di lapangan.

“Yang pertama untuk Rasuna Said, ini memang sedang tahap penyelesaian untuk pedestrian, terutama kami menyadari memang ada problem. Karena nggak mungkin bangun kemudian tidak ada efek,” ujar Pramono di Gedung DPRD DKI, Senin (13/4/2026).

1. Penataan untuk Jalan Rasuna Said lebih baik

Kondisi Jalan Rasuna Said Kuningan, Senin (13/4/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Meski demikian, ia memastikan penataan tersebut bertujuan memperbaiki kualitas kawasan Rasuna Said agar lebih tertata dan nyaman, terutama bagi pejalan kaki.

“Nah, efeknya kan kita mau bikin Rasuna Said itu lebih baik. Efeknya adalah ya itu tadi, harus diatur. Dan untuk diatur ini mudah-mudahan ada targetnya adalah tanggal 22 Juni saya akan resmikan sebagai kado Jakarta, dan itu akan menjadi sesuatu yang baru,” katanya.

2. Jalan Rasuna Said akan setara dengan Sudirman-Thamrin

Kondisi Jalan Rasuna Said Kuningan, Senin (13/4/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pramono berharap setelah rampung, wajah Jalan Rasuna Said dapat setara dengan kawasan Sudirman–Thamrin yang dikenal lebih ramah pedestrian.

“Bahwa Rasuna Said kurang lebih mudah-mudahan bisa seperti Sudirman–Thamrin,” ucapnya.

3. Jalan Rasuna Said ditata usai tiang monorel dirobohkan

Kondisi Jalan Rasuna Said Kuningan, Senin (13/4/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Diketahui setelah hampir dua dekade berdiri di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, seluruh tiang proyek mangkrak Jakarta Monorel akhirnya resmi dibongkar.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan, sebanyak 109 tiang monorel di koridor Rasuna Said telah dipotong dan dirapikan.

"Saya bersyukur, mengucapkan terima kasih kepada Bina Marga (Dinas Bina Marga) bahwa monorel yang berjumlah 109, sekarang ini per hari Sabtu, 21 Februari kemarin semuanya sudah terpotong dan dirapikan," ucap Pramono di Balai Kota, Selasa (24/2).

Usai pembongkaran tiang monorel, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan langsung memulai pembangunan lanjutan di bekas trase tersebut. Penataan meliputi pembangunan pedestrian, perbaikan selokan, hingga penambahan taman kota. Kawasan Rasuna Said ditargetkan tampil lebih tertata dan ramah pejalan kaki.

Editorial Team