NTB, IDN Times – Pembangunan fasilitas baru di RSUD Kota Bima diarahkan untuk memperkuat layanan penyakit prioritas, terutama kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi (KJSU), seiring tingginya kasus penyakit tersebut di Bima. Selama ini, keterbatasan alat dan tenaga medis membuat banyak pasien harus dirujuk ke Mataram, dengan waktu tempuh 14 hingga 16 jam melalui jalur laut.
Direktur RSUD Kota Bima, Fathurrahman, mengatakan rujukan kasus KJSU masih menjadi tantangan utama layanan kesehatan daerah. Kondisi geografis membuat proses rujukan berisiko tinggi bagi pasien.
"Karena kasus-kasus ini yang paling sering kita rujuk ke provinsi dan membutuhkan perjalanan 14-16 jam melewati laut. Sehingga kadang-kadang pasien tidak selamat di jalan, makanya kita sangat antusias mengembangkan layanan KJSU-KIA di Kota Bima ini,” ujarnya, Jumat, 27 Februari 2026.
