Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
RUU Hak Cipta Dikebut, Pemerintah Ajukan 1.117 DIM ke Baleg DPR
Rapat TNI dan Baleg DPR bahas RUU Reforma Agraria. (IDN Times/Amir Faisol).
  • Pemerintah menyerahkan 1.117 DIM untuk pembahasan RUU Hak Cipta kepada Baleg DPR RI.

  • DIM tersebut mencakup usulan tetap, substansi, penghapusan, substansi baru, dan redaksional.

  • Pemerintah berharap RUU Hak Cipta segera dibahas dan mendapat persetujuan bersama DPR RI.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Selasa (6/10/2026)

Wakil Menteri Hukum Eddy Hiariej menyerahkan 1.117 DIM RUU Hak Cipta dalam rapat pembahasan bersama Baleg DPR RI di Gedung DPR, Jakarta.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah menyerahkan 1.117 Daftar Inventarisasi Masalah untuk pembahasan RUU Hak Cipta.
  • Who?
    Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej menyerahkan DIM kepada Badan Legislasi DPR RI.
  • Where?
    Penyerahan dan rapat pembahasan berlangsung di Gedung DPR, Jakarta.
  • When?
    Selasa (6/10/2026).
  • Why?
    Perubahan UU Hak Cipta diarahkan untuk membangun ekosistem hak cipta yang berkeadilan, berdaya saing, memberikan kepastian hukum, dan sejalan dengan perkembangan teknologi.
  • How?
    Pemerintah menyerahkan DIM yang terdiri dari 558 DIM tetap, 91 substansi, 143 diusulkan dihapus, 181 substansi baru, dan 144 redaksional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemerintah memberikan 1.117 daftar masalah untuk membahas aturan hak cipta kepada DPR. Wakil Menteri Hukum Eddy Hiariej menyampaikan daftar itu dalam rapat bersama Baleg DPR RI di Gedung DPR, Jakarta. Pemerintah ingin membahas aturan ini dengan lebih lengkap. Sekarang, RUU Hak Cipta masih akan dibahas bersama DPR.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pembahasan RUU Hak Cipta mendapat bahan yang terperinci melalui 1.117 DIM dengan beberapa kategori, termasuk substansi baru dan redaksional. Pemerintah juga menyatakan kesediaan membahas muatan RUU secara mendalam bersama DPR RI. Langkah ini menyediakan ruang pembahasan untuk merumuskan regulasi yang memperhatikan perkembangan teknologi dan kepastian hukum.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pemerintah melalui Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej menyerahkan sebanyak 1.117 Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta terhadap Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.

Sebanyak 1.117 DIM RUU Hak Cipta tersebut terdiri dari 558 DIM yang bersifat tetap, 91 DIM bersifat substansi, 143 DIM diusulkan dihapus, 181 bersifat substansi baru, dan 144 bersifat redaksional. Eddy mengatakan, pemerintah bersedia melakukan pembahasan secara lebih mendalam dan komprehensif bersama DPR RI terhadap muatan-muatan dalam RUU Hak Cipta.

"Tanggapan pemerintah mengenai RUU Hak Cipta secara terperinci akan disampaikan dalam Daftar Inventarisasi Masalah," kata Eddy dalam rapat pembahasan RUU Hak Cipta bersama Baleg DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Eddy mengatakan, perubahan UU Hak Cipta diarahkan untuk membangun ekosistem hak cipta yang berkeadilan, berdaya saing, dan memberikan kepastian hukum serta mampu menempatkan kekayaan intelektual sebagai salah satu pilar kemajuan bangsa.

Oleh karena itu, RUU Hak Cipta menjadi salah satu prioritas dalam rangka menghadirkan regulasi sejalan dengan perkembangan teknologi, penerapan prinsip-prinsip hak asasi manusia, kepastian hukum, serta standar perlindungan hak cipta internasional.

"Harapan kami agar kiranya RUU ini dapat segera dibahas dan mendapatkan persetujuan bersama dari DPR RI sesuai dengan tahap pembicaraan yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan," kata Eddy.

Curated For You

Editorial Team

Related Article