Ilustrasi KUR. (dok. Istimewa)
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, mengatakan 112.849 usaha mikro telah dinyatakan lolos verifikasi untuk menerima Bantuan Presiden (Banpres). Saat ini, bantuan tersebut sedang diproses untuk direalisasikan pada tahap pertama, dengan target seluruh bantuan tersalurkan sebelum Desember 2026.
“Target kami, seluruh bantuan ini sudah harus terealisasi sebelum Desember 2026,” ujar Maman dalam rapat koordinasi pemulihan pascabencana Sumatera.
Maman menjelaskan, pemerintah menerima 173.600 data calon penerima yang diusulkan pemerintah daerah. Setelah melalui verifikasi dan pembersihan data, sebanyak 112.849 dinyatakan valid. Rinciannya, 70.296 penerima di Aceh, 25.491 di Sumatera Utara, dan 17.062 di Sumatera Barat. Penyaringan dilakukan, antara lain, untuk memeriksa anomali data melalui pencocokan dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Pemerintah juga menemukan sekitar 23 ribu calon penerima telah terdaftar sebagai penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Menurut Maman, Banpres ini diprioritaskan bagi pelaku usaha mikro yang belum memiliki akses perbankan. Sementara itu, pelaku usaha yang telah mengakses layanan perbankan memiliki skema penanganan tersendiri, termasuk kebijakan relaksasi. Bantuan sebesar Rp3 juta per usaha dapat digunakan untuk membeli kembali peralatan yang dibutuhkan agar kegiatan usaha berjalan, seperti kompor, blender, dan perlengkapan produksi lainnya.