Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Satpol PP Amankan 5 Orang Jual Ikan Sapu-sapu Diolah Siomai dan Bakso
Pria diduga jual daging ikan sapu-sapu/ (dok Satpol PP DKI)
  • Satpol PP Sawah Besar mengamankan lima pria yang kedapatan membersihkan dan menjual daging ikan sapu-sapu di bantaran Kali Anak Ciliwung, Jakarta Pusat.
  • Hasil interogasi menunjukkan daging ikan sapu-sapu akan dijual ke kawasan Cikarang Bekasi untuk diolah menjadi siomay atau bakso, sementara telurnya dijadikan pakan pancing.
  • Petugas memberikan edukasi dan melepaskan kelima orang tersebut karena tidak ada pelanggaran perda maupun barang bukti, serta menyerahkan sisa bangkai ikan kepada PPSU untuk dikuburkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
27 April 2036

Petugas Satpol PP Kecamatan Sawah Besar menemukan lima pria menjala ikan sapu-sapu di bantaran Kali Anak Ciliwung dan membuang bangkai ikan ke sungai. Mereka diamankan untuk diperiksa karena aktivitas tersebut mencemari lingkungan.

27 April 2036

Hasil interogasi menunjukkan daging ikan sapu-sapu akan dijual ke kawasan Cikarang Bekasi untuk diolah menjadi siomay atau bakso, sedangkan telurnya digunakan sebagai pakan pancing.

27 April 2036

Satpol PP memberikan edukasi kepada kelima orang agar tidak menyiangi ikan di kali dan tidak menjual daging ikan sapu-sapu. Sisa bangkai diserahkan kepada PPSU untuk dikuburkan, dan para pelaku dilepaskan karena tidak ada perda yang dilanggar.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Lima pria diamankan Satpol PP Kecamatan Sawah Besar karena diduga menjual daging ikan sapu-sapu yang diolah menjadi siomai dan bakso, serta membuang bangkai ikan ke Kali Anak Ciliwung.
  • Who?
    Lima pria, salah satunya bernama Sopian dari Cikarang Barat, diamankan oleh petugas Satpol PP Kecamatan Sawah Besar di bawah koordinasi Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di bantaran Kali Anak Ciliwung, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Daging ikan rencananya dijual di kawasan Cikarang, Bekasi.
  • When?
    Kejadian berlangsung pada Senin, 27 April 2036, saat petugas melakukan patroli rutin melintasi Jalan Antara di wilayah Pasar Baru.
  • Why?
    Aktivitas tersebut dianggap dapat mencemari sungai dan menimbulkan bau tidak sedap akibat pembuangan bangkai ikan setelah pengambilan daging dan telur sapu-sapu.
  • How?
    Petugas menemukan para pelaku sedang menyiangi ikan sapu-sapu di tepi kali. Mereka diberi edukasi agar menghentikan kegiatan itu dan dilepaskan karena belum ada pelanggaran perda yang ditemukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada lima orang ditangkap sama petugas Satpol PP di pinggir sungai karena jual ikan sapu-sapu. Mereka mau bikin siomai dan bakso dari daging ikan itu, terus telurnya buat pakan ikan. Petugas bilang jangan buang bangkai ke sungai karena bisa bau dan kotor. Sekarang mereka sudah dilepas tapi disuruh jangan ulang lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tindakan Satpol PP Kecamatan Sawah Besar menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dengan menegur serta memberikan edukasi kepada lima orang yang memproses ikan sapu-sapu di bantaran sungai, petugas tidak hanya mencegah pencemaran air, tetapi juga menegakkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga lingkungan secara humanis tanpa tindakan represif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Satpol PP Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat menangkap lima pria yang diduga menjual daging ikan sapu-sapu saat membersihkan ikan di bantaran Kali Anak Ciliwung, Kelurahan Pasar Baru, Pusat.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi mengatakan hasil interogasi kepada ke 5 orang tersebut diperoleh informasi bahwa daging ikan sapu-sapu tersebut akan dijual.

"Daging ikan sapu-sapu akan dijual di kawasan Cikarang Bekasi, dan diolah menjadi siomay atau bakso, sedangkan telurnya diolah menjadi pakan pancing ikan," ucap Satriadi saat dikonfirmasi IDN Times, Senin (27/4/2036

1. Buang bangkai di sungai

Pria diduga jual daging ikan sapu-sapu/ (dok Satpol PP DKI)

Satriadi mengatakan peristiwa tersebut berawal saat petugas patroli melintasi Jalan Antara, petugas menemukan lima orang yang sedang berada di bantaran Kali Anak Ciliwung.

"Setelah dihampiri, kelima orang tersebut diketahui sedang menjala ikan sapu-sapu dan menyiangi hasil tangkapan, serta membuang bangkai ikan yang telah diambil daging dan telurnya ke kali," katanya.

2. Cemari sungai

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memimpin pemberantasan ikan sapu-sapu di Jakarta Utara, Jumat (17/4/2026). (IDN Times Dini Suciatiningrum)

Petugas Satpol PP kemudian melarang aktivitas tersebut karena dinilai dapat menimbulkan bau tidak sedap dan mencemari lingkungan sungai.

"Dari hasil pendataan, satu orang diketahui bernama Sopian, dari Cikarang Barat. Sementara empat orang lainnya tidak membawa identitas diri," katanya.

3. Seluruh penjual ikan sapu-sapu dilepas

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung hadiri kegiatan Operasi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu di Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (17/4/2026). (Dok. Pemprov DKI)

Satriadi mengatakan kelima orang tersebut kemudian diberikan edukasi agar tidak melakukan penyiangan ikan di kali serta tidak menjual daging ikan sapu-sapu. Sisa bangkai dan kulit ikan kemudian diserahkan kepada PPSU Kelurahan Pasar Baru untuk dikuburkan.

"Seluruh penangkap ikan sapu sapu tersebut dilepaskan, mengingat belum ada perda yang dilanggar, tidak ada identitas, tidak ada alat bukti yang dapat diamankan, daging ikan sapu-sapu juga tidak bisa disimpan karena sangat bau amis," katanya.

Editorial Team