Jakarta, IDN Times - Mantan Ketua DPR Setya Novanto akan bebas murni pada 2029. Namun, politikus Golkar itu masih harus menjalani hukuman pencabutan hak politik selama 2,5 tahun usai bebas murni.
"Sesuai dengan putusan pengadilan, kalau kami kan melaksanakan putusan pengadilan ya, bahwa dicabut hak politiknya setelah 2,5 tahun itu, setelah berakhir masa bimbingan, artinya setelah bebas,” jelas Kabag Humas Ditjen Pemasyarakatan, Rika Aprianti di Rutan Salemba, Jakarta pada Minggu (17/8/2025).
“Kan bebas murninya itu setelah berakhir masa bimbingan, berdasarkan aturannya seperti itu,” imbuhnya.
Diketahui, Setya Novanto telah bebas bersyarat pada 16 Agustus 2025. Novanto total sudah mendapatkan remisi selama 28 bulan 15 hari.
Meski sudah bebas bersyarat, Novanto tetap musti wajib lapor ke Badan Pemasyarakatan hingga bebas murni pada 2029. Ia juga tak boleh sekalipun melanggar hukum.
"Yang pasti akan dicabut. Kalo menurut ketentuan daripada permennya undang-undangnya," ujar Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Mashudi.
Sebelumnya, Peninjauan Kembali yang diajukan Setya Novanto dikabulkan Mahkamah Agung. Hukuman penjara eks Ketua Umum Partai Golkar itu pun dikurangi dari 15 menjadi 12,5 tahun penjara.
Selain hukuman penjara, Novanto juga dihukum membayar denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan serta uang pengganti 7,3 juta dolar Amerika Serikat dikurangi Rp5 miliar yang telah dititipkan ke Penyidik KPK.
Hak Novanto menduduki jabatan publik juga dicabut selama dua tahun dan enam bulan. Hal ini berlaku setelah ia selesai menjalani masa pidana.
Diketahui, Novanto disebut menerima 7,3 juta dolar Amerika Serikat dan sebuah jam tangan Richard Mille senilai 135 ribu dolar Amerika Serikat.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Setelah Bebas Murni 2029, Hak Politik Setnov Masih Dicabut 2,5 Tahun

(Mantan Ketua DPR yang kini menjadi terpidana kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto) ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Take a Deeper Read
Curated For You
- Saujana Para Puan di Tepi Rel: Menyemai Koperasi, Menuai Ekonomi20 Oct 2026, 09:20 WIB
- Ditjen PAS: Setya Novanto Jadi Inisiator Klinik Hukum di Lapas 17 Aug 2025, 18:00 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- Total Diskon Hukuman Setya Novanto: 28 Bulan 15 Hari17 Aug 2025, 17:15 WIB
- Hukuman Dikurangi, Setya Novanto Dituding Dapat Keistimewaan04 Jul 2025, 12:22 WIB
Editorial Team
EditorDwifantya Aquina
Related Article
Demo Gen Z Kalbar Memanas, Dugaan Pemukulan Peserta Disorot21 Oct 2026, 00:18 WIB
KMP Batumandi Terbakar, Gubernur Banten Minta ASDP Evaluasi SOP Keselamatan 21 Oct 2026, 00:01 WIB
5 Penyebab Utama Demo Besar-besaran di Eropa, Anak Muda Turun ke Jalan20 Oct 2026, 23:58 WIB
Penyebab Kebakaran KMP Batumandi, ASDP Tunggu Investigasi KNKT20 Oct 2026, 23:49 WIB
Albania Beri Bonus Polisi Rp164 Miliar untuk Tangani Demo Mahasiswa 20 Oct 2026, 23:47 WIB
Jaksa Antikorupsi Guatemala Ditembak Mati Saat Nonton Laga Sepak Bola20 Oct 2026, 23:42 WIB
Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di DPRD DIY Ricuh, Sejumlah Orang Terluka 20 Oct 2026, 23:36 WIB
Prancis Perluas Jam Malam ke Luar Paris Usai Aksi Unjuk Rasa Ricuh20 Oct 2026, 23:31 WIB
Trump Klaim Iran Bunuh 75 Ribu Demonstran dalam Delapan Bulan Terakhir20 Oct 2026, 23:09 WIB
Meniti Harapan Naik Kelas dari Rusunawa Rorotan20 Oct 2026, 22:20 WIB
Netanyahu Pastikan Ben-Gvir Jadi Menteri Senior di Pemerintahan Baru20 Oct 2026, 22:11 WIB
BISA 2026: Inovasi Perusahaan AS Bantu Pertanian dan Energi Jatim20 Oct 2026, 22:09 WIB
Nasib 4 Anak Lu’luatun Bikin Haru, Donasi Warganet Tembus Rp60 Juta20 Oct 2026, 22:08 WIB
Kesaksian Penumpang KMP Batumandi: Saat TIdur, Tiba-tiba Alarm Bunyi 20 Oct 2026, 22:06 WIB
Uang Palsu Rp980 Juta, BI Lampung: Didominasi Emisi 2022 hingga 202420 Oct 2026, 22:03 WIB
Presiden PKS Minta Kebijakan TKD Disusun Berkeadilan, Daerah Harus Berkembang20 Oct 2026, 22:00 WIB
Lithuania Tingkatkan Keamanan usai Upaya Pembakaran Fasilitas Starlink20 Oct 2026, 21:54 WIB
420 Penumpang KMP Batumandi Dievakuasi, Polisi Buka Posko Kehilangan20 Oct 2026, 21:53 WIB
Palestina Desak Aksi Internasional Usai Pemukim Serang Diplomat Eropa20 Oct 2026, 21:47 WIB
6 Aktivis Greenpeace Pembentang Spanduk di Bundaran HI Dibebaskan20 Oct 2026, 21:46 WIB