Jakarta, IDN Times - PDI Perjuangan mengeluarkan sikap terhadap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ada lima catatan yang dikeluarkan PDI Perjuangan.
Juru Bicara PDI Perjuangan, Guntur Romli, mengatakan berdasarkan survei SMRC, publik menilai arah bangsa turun dari 83 persen menjadi 48 persen. Guntur mengatakan, ini merupakan penurunan terbesar dalam 25 tahun.
Selain itu, berdasarkan survei CELIOS, 82 persen publik merespons pajak yang dibebankan kepada masyarakat saat ini terlalu berat.
Tidak hanya itu, program prioritas Presiden Prabowo yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dianggap tidak diinginkan oleh mayoritas masyarakat.
"Anak-anak butuh gizi, bukan proyek. Desa butuh kemandirian, bukan koperasi titipan yang memakan Dana Desa," ujar Guntur Romli, Jumat (16/10/2026).
