Jakarta, IDN Times - Pemerintah Indonesia menganugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada 361 personel Japan Disaster Relief dari Pasukan Bela Diri Jepang atas kontribusinya dalam mendukung penanganan karhutla di Tanah Air. Mereka berada di Pulau Kalimantan selama dua minggu untuk membantu memadamkan api. Negeri Sakura mengerahkan tiga helikopter water bombing Chinook dan kapal JS Kunisaki untuk misi kemanusiaan tersebut.
"Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin menganugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada 361 personel dari Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) yang telah memberikan dharma bakti dalam mendukung penanganan karhutla," ungkap Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Sirait di dalam keterangan yang dikutip pada Kamis (1/10/2026).
Sebanyak 92 personel hadir mewakili para penerima penghargaan. Tiga penerima di antaranya menerima penyematan secara simbolis Commander Deployed Task Force Col. Nakahara Shunji, Commander Maritime Deployed Task Force Col. (Navy Captain) Noma Toshihide, dan Commander Aviation Unit Lt. Col. Wakatsuki Shinichi.
"Menhan Sjafrie menegaskan bahwa kehadiran bantuan dan pengerahan unsur JMSDF ini merupakan wujud konkret dari implementasi hubungan bilateral serta Kerja Sama Pertahanan (Defense Cooperation Agreement/DCA) antara Indonesia dan Jepang, baik yang sedang berjalan maupun di masa depan," tutur jenderal bintang satu itu.
Ia menambahkan kerja sama pertahanan tidak selalu dalam bentuk dialog atau latihan militer, tetapi juga operasi kemanusiaan saat masyarakat menghadapi krisis.
