Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Survei: Responden Tak Tamat SD Paling Puas Kinerja 2 Tahun Prabowo
Presiden RI, Prabowo Subianto memberikan pidato dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI, Senin (5/10/2026). (YouTube/Sekretariat Presiden)
  • Survei PPI mencatat responden yang tidak tamat SD atau tidak bersekolah paling puas terhadap kinerja Presiden Prabowo, yakni 79,3 persen.

  • Kepuasan terhadap kinerja Prabowo mencapai 65,2 persen secara keseluruhan, sementara lulusan perguruan tinggi lebih banyak menyatakan tidak puas.

  • Kalimantan dan Sulawesi mencatat kepuasan wilayah tertinggi sebesar 81,3 persen dalam survei terhadap 1.200 responden.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
26 September hingga 6 Oktober 2026

PPI mengumpulkan data melalui wawancara tatap muka terhadap responden di 38 provinsi.

Oktober 2026

PPI menerbitkan survei nasional yang mengukur penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintahan dan Presiden Prabowo.

Minggu (18/10/2026)

Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno menyampaikan paparan mengenai survei tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Survei PPI mengukur kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo. Tingkat kepuasan keseluruhan tercatat 65,2 persen.
  • Who?
    Parameter Politik Indonesia melibatkan 1.200 responden berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, serta Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno.
  • Where?
    Wawancara dilakukan di 38 provinsi, dengan sampel yang tersebar di 116 kabupaten/kota, 120 kecamatan, dan 120 desa atau kelurahan.
  • When?
    Pengumpulan data dilakukan pada 26 September hingga 6 Oktober 2026. Paparan hasil disampaikan Minggu (18/10/2026).
  • Why?
    Survei dilakukan untuk mengukur penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintahan dan Presiden Prabowo.
  • How?
    Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,83 persen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Survei PPI bertanya kepada 1.200 orang tentang kinerja Presiden Prabowo. Orang yang tidak tamat SD paling banyak bilang puas, yaitu 79,3 persen. Orang yang lulus kuliah lebih banyak bilang tidak puas. Survei dilakukan dengan bertemu langsung di 38 provinsi, dan hasilnya berbeda menurut pendidikan serta wilayah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Survei PPI menyajikan rincian penilaian berdasarkan pendidikan dan wilayah, sehingga perbedaan pandangan responden terlihat lebih jelas. Penjelasan mengenai jumlah sampel, sebaran wilayah, periode wawancara, tingkat kepercayaan, margin of error, serta pemeriksaan ulang memberi gambaran tentang proses pengumpulan dan pengendalian kualitas data.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Hasil survei Parameter Politik Indonesia (PPI) menunjukkan, responden yang tidak tamat sekolah dasar (SD) atau tidak pernah mengenyam pendidikan formal menjadi kelompok dengan tingkat kepuasan tertinggi terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Sebanyak 79,3 persen responden dalam kategori tersebut menyatakan puas terhadap kinerja Presiden.

Temuan itu merupakan bagian dari survei nasional PPI edisi Oktober 2026 yang mengukur penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintahan dan Presiden Prabowo. Hasilnya memperlihatkan tingkat kepuasan berbeda berdasarkan latar belakang pendidikan, dengan kelompok lulusan perguruan tinggi mencatat ketidakpuasan lebih tinggi daripada kepuasan.

"Responden ada 1.200 orang yang diwawancara tatap muka di 38 provinsi," ujar Direktur Eksekutif PPI, Adi Prayitno, dalam paparannya, Minggu (18/10/2026).

Berdasarkan data survei, tingkat kepuasan responden yang tidak tamat SD atau tidak bersekolah mencapai 79,3 persen. Sementara, 10 persen responden dalam kategori tersebut menyatakan tidak puas terhadap kinerja Prabowo.

Kelompok responden dengan pendidikan terakhir tamat SD juga menunjukkan kepuasan yang tinggi. Sebanyak 74,9 persen menyatakan puas, sedangkan 14,8 persen mengaku tidak puas.

Pada kelompok lulusan SMP, tingkat kepuasan tercatat 64,3 persen dan ketidakpuasan mencapai 32 persen. Adapun responden lulusan SMA atau SMK mencatat kepuasan 62,4 persen, berbanding dengan 33 persen yang menyatakan tidak puas.

Berbeda dari kelompok pendidikan lainnya, responden lulusan perguruan tinggi lebih banyak menyatakan ketidakpuasan. Sebanyak 50,4 persen responden berpendidikan perguruan tinggi mengaku tidak puas terhadap kinerja Prabowo, sementara 43,2 persen menyatakan puas.

1. Total kepuasan terhadap kinerja Prabowo mencapai 65,2 persen

Presiden Prabowo Subianto pimpin rapat virtual untuk memantau penanganan karhutla, kecelakaan kapal, pencarian korban, dan pascagempa NTT di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/9/2026). (Instagram.com/Sekretariat Kabinet)

Secara keseluruhan, survei PPI mencatat tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo sebesar 65,2 persen. Angka tersebut merupakan gabungan responden yang menyatakan sangat puas dan puas.

Jika dirinci, sebanyak 2,9 persen responden mengaku sangat puas, sedangkan 62,3 persen lainnya menyatakan puas. Dengan demikian, kategori puas menjadi kelompok jawaban terbesar dalam penilaian terhadap kinerja Presiden.

Di sisi lain, total ketidakpuasan mencapai 28,1 persen. Rinciannya, sebanyak 19,4 persen responden menyatakan tidak puas dan 8,7 persen lainnya mengaku sangat tidak puas. Sementara itu, 6,7 persen responden tidak tahu atau tidak menjawab.

Angka tersebut memperlihatkan mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap kinerja Prabowo. Meski demikian, hasil survei juga mencatat perbedaan pandangan berdasarkan tingkat pendidikan, terutama pada kelompok lulusan perguruan tinggi.

2. Kalimantan dan Sulawesi mencatat kepuasan tertinggi

Presiden Prabowo Subianto saat memberikan pidato dalam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, pada Jumat, 18 September 2026.

Selain berdasarkan pendidikan, survei PPI memetakan kepuasan terhadap kinerja Prabowo berdasarkan wilayah. Kelompok wilayah Kalimantan dan Sulawesi mencatat tingkat kepuasan tertinggi, yakni 81,3 persen. Adapun tingkat ketidakpuasan di wilayah tersebut sebesar 10 persen.

Wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Indonesia Timur berada di urutan berikutnya dengan tingkat kepuasan 70,9 persen. Sementara itu, 26,4 persen responden di kelompok wilayah tersebut menyatakan tidak puas.

Di wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, kepuasan terhadap kinerja Prabowo mencapai 65,5 persen, sedangkan ketidakpuasan sebesar 27,5 persen. Sementara itu, wilayah Sumatera mencatat kepuasan 63,1 persen dan ketidakpuasan 36,5 persen.

Adapun kelompok Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat tingkat kepuasan 57,6 persen. Persentase responden yang tidak puas di wilayah tersebut mencapai 31,3 persen.

Jika dilihat dari pembagian wilayah Jawa dan luar Jawa secara lebih luas, tingkat kepuasan di luar Jawa mencapai 70,1 persen, sedangkan di Jawa sebesar 61,4 persen. Pada kategori ini, ketidakpuasan di luar Jawa tercatat 25,8 persen dan di Jawa 29,8 persen.

3. Metode survei PPI Oktober 2026

Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi. (Dok. Sekretariat Presiden)

Dalam dokumen survei Oktober 2026, PPI menetapkan target sebanyak 1.200 responden. Responden merupakan penduduk berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, dengan kerangka sampel yang menggunakan data kelurahan dan jumlah pemilih pada Pemilu 2024 dari KPU RI.

Sampel disebarkan secara proporsional di 38 provinsi, 116 kabupaten/kota, 120 kecamatan, serta 120 desa atau kelurahan. Penentuan sampel juga mempertimbangkan stratifikasi berdasarkan jenis kelamin dan agama responden.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 26 September hingga 6 Oktober 2026. Survei tersebut menggunakan tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sebesar 2,83 persen.

PPI juga mencantumkan mekanisme pengendalian kualitas untuk menjaga akurasi dan reliabilitas data. Pemeriksaan ulang dilakukan terhadap 50 persen responden, atau lima responden untuk setiap pewawancara. Supervisi dilaksanakan secara berlapis oleh koordinator daerah, koordinator wilayah, dan peneliti.

Hasil survei ini menggambarkan penilaian responden terhadap kinerja Presiden Prabowo pada periode pengumpulan data tersebut. Angka kepuasan yang berbeda menurut pendidikan dan wilayah menunjukkan penilaian publik tidak seragam di seluruh kelompok masyarakat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article