Jakarta, IDN Times - Hasil survei Parameter Politik Indonesia (PPI) menunjukkan, responden yang tidak tamat sekolah dasar (SD) atau tidak pernah mengenyam pendidikan formal menjadi kelompok dengan tingkat kepuasan tertinggi terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Sebanyak 79,3 persen responden dalam kategori tersebut menyatakan puas terhadap kinerja Presiden.
Temuan itu merupakan bagian dari survei nasional PPI edisi Oktober 2026 yang mengukur penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintahan dan Presiden Prabowo. Hasilnya memperlihatkan tingkat kepuasan berbeda berdasarkan latar belakang pendidikan, dengan kelompok lulusan perguruan tinggi mencatat ketidakpuasan lebih tinggi daripada kepuasan.
"Responden ada 1.200 orang yang diwawancara tatap muka di 38 provinsi," ujar Direktur Eksekutif PPI, Adi Prayitno, dalam paparannya, Minggu (18/10/2026).
Berdasarkan data survei, tingkat kepuasan responden yang tidak tamat SD atau tidak bersekolah mencapai 79,3 persen. Sementara, 10 persen responden dalam kategori tersebut menyatakan tidak puas terhadap kinerja Prabowo.
Kelompok responden dengan pendidikan terakhir tamat SD juga menunjukkan kepuasan yang tinggi. Sebanyak 74,9 persen menyatakan puas, sedangkan 14,8 persen mengaku tidak puas.
Pada kelompok lulusan SMP, tingkat kepuasan tercatat 64,3 persen dan ketidakpuasan mencapai 32 persen. Adapun responden lulusan SMA atau SMK mencatat kepuasan 62,4 persen, berbanding dengan 33 persen yang menyatakan tidak puas.
Berbeda dari kelompok pendidikan lainnya, responden lulusan perguruan tinggi lebih banyak menyatakan ketidakpuasan. Sebanyak 50,4 persen responden berpendidikan perguruan tinggi mengaku tidak puas terhadap kinerja Prabowo, sementara 43,2 persen menyatakan puas.
