Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Fraksi Golkar, Ridwan Bae menyoroti tragedi tabrakan maut antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026). Pelintasan sebidang harus dibenahi menjadi lebih modern.
Menurut dia, praktik penggunaan palang manual yang dioperasikan masyarakat berisiko tinggi, sehingga perlu ditingkatkan melalui sistem yang lebih modern. Ia juga menekankan pentingnya pembangunan flyover atau underpass di wilayah dengan lalu lintas tinggi agar dipercepat untuk meminimalkan potensi kecelakaan.
"Penggunaan palang manual yang dioperasikan masyarakat masih berisiko tinggi, sehingga perlu ditingkatkan melalui sistem yang lebih modern," kata Ridwan Bae kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).
