Jakarta, IDN Times-Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyambut gembira tanggapan Presiden Joko 'Jokowi' Widodo terkait viralnya tagar #2019GantPresiden. Menurutnya hal itu menjadi bukti bahwa PKS selalu siap berkontestasi secara sehat dan elegan dalam pilpres mendatang.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Tagar #2019Ganti Presiden Capai 186 Juta Reach, PKS: Jangan Remehkan Kaus
Twitter/@PMfmcollection
1. PKS sudah memutuskan sembilan kadernya maju sebagai capres/cawapres
Default Image IDN
Baca juga: Jokowi soal Tagar #2019GantiPresiden, Masak Kaus Bisa Ganti Presiden2. Jokowi mengatakan yang bisa ganti presiden rakyat, bukan kaus
Default Image IDN
Menurutnya tanggapan Presiden Jokowi yang menyebut yang bisa mengganti presiden itu rakyat, bukan kaus bertuliskan ganti presiden 2019, membuatnya senang.
"Hasil kajian kami reach di socmed #2019GantPresiden sudah mencapai 186 juta. Dan semua dimulai dengan yang kecil. Jangan remehkan kaus. Dulu ada perubahan sosial dimulai dengan bunga. Dengan slogan salam dua jari dll. Akan jadi bola salju kalau pemerintah mengecewakan publik," ujarnya.
3. Optimistis bisa mengubah pola pikir masyarakat
Default Image IDN
Politisi kelahiran 9 April 1968 itu menambahkan, sejauh ini pihaknya optimistis dengan kerja yang dilakukan menuju pilpres 2019 nanti. "Optimis dan terus bekerja dengan elegan," tegasnya.
Curated For You
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- Jokowi soal Tagar #2019GantiPresiden, Masak Kaus Bisa Ganti Presiden07 Apr 2018, 18:59 WIB
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- Tagar 2019 Ganti Presiden Ramai di Media Sosial, Ini Pendapat Para Politisi04 Apr 2018, 17:35 WIB
- Jokowi soal Tagar #2019GantiPresiden, Masak Kaus Bisa Ganti Presiden07 Apr 2018, 18:59 WIB
- Tagar 2019 Ganti Presiden Ramai di Media Sosial, Ini Pendapat Para Politisi04 Apr 2018, 17:35 WIB
Editorial Team
EditorTeatrika Handiko Putri
Related Article
Pengguna AI Tembus 700 Juta Orang, China Perketat Keamanan02 Oct 2026, 17:18 WIB
Teknisi di Ngawi Tewas Tersengat Listrik Sumur Sibel02 Oct 2026, 17:17 WIB
Petisi Kabut Asap Mencuat, Herman Deru: Jangan Ada Prasangka Kita Gak Prihatin02 Oct 2026, 17:16 WIB
Harga Cabai di Palembang Tinggi, Ratu Dewa Bicara Dampak El Nino02 Oct 2026, 17:10 WIB
Trump Ubah Istilah Artificial Intelligence Jadi Super Intelligence02 Oct 2026, 17:09 WIB
Pergantian Kapolri: Ujian Bagi Suyudi Menjalankan Reformasi Polri02 Oct 2026, 17:08 WIB
Jadi Kepala Bakom, Syahganda Pelajari Algoritma Media Sosial02 Oct 2026, 17:07 WIB
PM Inggris Sebut Iran Diduga Terlibat dalam Insiden di Fairford02 Oct 2026, 17:06 WIB
Ratusan Sekolah di Prancis Tutup Imbas Eskalasi Gelombang Protes Pelajar02 Oct 2026, 17:03 WIB
Sertijab Kapolri: Listyo Sigit Serahkan Tongkat Komando ke Suyudi Ario02 Oct 2026, 16:58 WIB
Perdana di AS, California Akui Yahudi sebagai Etnis dan Ras02 Oct 2026, 16:56 WIB
Singapura Kalah 6-0, DPR F-PAN Desak FIFA Selidiki Dugaan Pengaturan02 Oct 2026, 16:55 WIB
Bakso, Daging, hingga Benih Bawaan dari Malaysia Dimusnahkan di Lampung02 Oct 2026, 16:47 WIB
Senat AS Blokir Resolusi Penyelidikan Kekerasan di Tepi Barat02 Oct 2026, 16:38 WIB
Putin Tolak Peluang Gencatan Senjata Serangan Jarak Jauh Rusia-Ukraina02 Oct 2026, 16:36 WIB
MA Kabulkan Permohonan DPRD, Nasib Bupati Gowa di Ujung Pemakzulan02 Oct 2026, 16:32 WIB
Harga Beras Bikin Sumsel Inflasi, Meski Nilai September 2026 Turun02 Oct 2026, 16:32 WIB
BiosfeRun 2026 Padukan Olahraga, Alam, dan Budaya di Menoreh02 Oct 2026, 16:31 WIB
Daftar Anggota Wantimpres, Rocky Gerung hingga Quraish Shihab 02 Oct 2026, 16:30 WIB
Ada 783 ODGJ di Manggarai Timur, 51 Masih Dipasung02 Oct 2026, 16:29 WIB