Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
TelkomProperty Dorong Leveraging Asset dan Buka Peluang Kolaborasi B2B
TelkomProperty sebagai pengelola aset Telkom, terus mendukung langkah transformasi TelkomGroup dalam melakukan streamlining dengan salah satunya yaitu optimalisasi dan leveraging asset. (Dok. Telkom)
  • TelkomProperty mengoptimalkan dan melakukan leveraging 3.010 aset TelkomGroup di berbagai lokasi; sekitar 50 persen aset telah dioptimalisasi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional.
  • TelkomProperty membuka peluang pemanfaatan aset bagi mitra eksternal melalui skema B2B yang wajar dan proporsional, dengan tetap mengikuti tata kelola serta peraturan berlaku.
  • Telkom Landmark Tower menawarkan penyewaan aset gedung kepada mitra eksternal, sementara pemanfaatan ruang Graha Merah Putih masih dinegosiasikan dengan menjaga operasional tenant.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    TelkomProperty mengoptimalkan dan memanfaatkan 3.010 aset TelkomGroup, serta membuka peluang kolaborasi B2B bagi mitra eksternal untuk menggunakan aset properti dan gedung.
  • Who?
    PT Graha Sarana Duta (TelkomProperty), PT Telkom Landmark Tower, Direktur Utama TelkomProperty Didit Sulistyo, Direktur Utama TLT Suratman, serta calon mitra dan tenant eksternal terlibat dalam proses ini.
  • Where?
    Aset dikelola TelkomProperty di berbagai lokasi, termasuk Graha Merah Putih dan gedung GMP yang dikelola PT Telkom Landmark Tower.
  • When?
    Saat ini, TelkomProperty sedang melakukan leveraging aset; sekitar 50 persen dari 3.010 aset yang dikelola telah dioptimalisasi.
  • Why?
    Optimalisasi dilakukan untuk meningkatkan produktivitas aset, menciptakan efisiensi operasional, dan memperkuat kontribusi setiap anak perusahaan dalam transformasi TelkomGroup.
  • How?
    Pemanfaatan aset ditawarkan melalui mekanisme B2B yang wajar dan proporsional, dengan mengikuti tata kelola serta peraturan berlaku. Pemanfaatan ruang Graha Merah Putih masih dalam negosiasi dan koordinasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Graha Sarana Duta (TelkomProperty), sebagai pengelola aset Telkom, terus mendukung langkah transformasi TelkomGroup dalam melakukan streamlining dengan salah satunya yaitu optimalisasi dan leveraging asset untuk meningkatkan produktivitas, menciptakan efisiensi operasional, serta kontribusi yang lebih optimal dari setiap anak perusahaan.

1. TelkomProperty dorong optimalisasi 3.010 aset

Gedung Graha Merah Putih (GMP). (Dok. Telkom)

Direktur Utama TelkomProperty Didit Sulistyo mengatakan bahwa saat ini TelkomProperty tengah melakukan leveraging terhadap 3.010 aset yang dikelola di berbagai lokasi dengan sekitar 50 persen telah berhasil dioptimalisasi.

Dalam pelaksanaannya, TelkomProperty terbuka terhadap peluang pemanfaatan aset oleh berbagai pihak, termasuk calon mitra eksternal, melalui mekanisme bisnis yang wajar dan proporsional secara Business to Business (B2B), dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola dan peraturan yang berlaku.

2. TLT buka peluang pemanfaatan aset gedung secara B2B

Gedung Telkom (dok. Telkom)

Sejalan dengan langkah tersebut, PT Telkom Landmark Tower (TLT), anak usaha TelkomProperty selaku pengelola gedung GMP, terus mendorong leveraging asset dengan membuka peluang untuk para mitra eksternal yang akan menyewa aset gedung yang dimiliki TelkomGroup.

Direktur Utama TLT Suratman menyampaikan, sebagai salah satu entitas pengelola aset properti di lingkungan TelkomGroup, optimalisasi aset merupakan bagian dari langkah leveraging asset yang sudah berjalan dalam proses bisnis.

"Tentunya, kami akan selalu berupaya memastikan produktivitas aset untuk dapat melayani kebutuhan TelkomGroup maupun mitra dan tenan eksternal lainnya dengan maksimal.”

3. TLT dorong produktivitas aset TelkomGroup

Gedung Telkom Indonesia. (Dok. Telkom)

Didit mengatakan, rencana pemanfaatan ruang di Graha Merah Putih saat ini masih dalam proses negosiasi dan pembahasan lebih lanjut.

“Rencana pemanfaatan ruang di Graha Merah Putih saat ini masih dalam proses negosiasi dan pembahasan lebih lanjut serta dikoordinasikan dengan pihak terkait. Kami berkomitmen menjaga kepastian dan keberlangsungan operasional para tenant yang berada di gedung tersebut. Setiap proses juga akan dilakukan secara tertib dan terukur,” kata Didit. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article