Jakarta, IDN Times - Calon wakil presiden nomor urut satu, Muhaimin Iskandar menyempatkan diri untuk bertemu relawan Anies-Muhaimin (AMIN) di sela-sela kegiatan umrah di Arab Saudi. Di hadapan ratusan relawan, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menjanjikan bakal memberikan perlindungan menyeluruh bagi WNI yang bermukim di Saudi.
Hal itu, kata pria yang akrab disapa Cak Imin tersebut sudah dilakukannya sejak ia dulu duduk sebagai Menteri Ketenagakerjaan. Ia mengaku jadi Menaker pertama yang memaksa Pemerintah Saudi agar bersedia meneken nota kesepahaman dengan Indonesia. Hal itu merupakan buntut dari kebijakan Cak Imin yang menyetop pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Saudi.
Cak Imin ketika itu memutuskan untuk menutup sementara pengiriman PMI lantaran banyaknya tindak kekerasan yang dialami oleh para PMI yang bekerja di sektor nonformal. "Akhirnya, Pemerintah Saudi datang ke Jakarta dan meminta agar (pengiriman PMI) dibuka kembali. Saya beri syarat, asal Saudi mau menandatangani syarat-syarat mutlak yang kita berikan," kata Cak Imin seperti dikutip dari keterangan tertulis pada Kamis (14/12/2023).
Ia menambahkan, itu merupakan kali pertama Saudi bersedia meneken MoU di bidang ketenagakerjaan dengan Indonesia. "Sebelumnya, Saudi tidak pernah mau menandatangani MoU apapun," tutur dia lagi.