Kakek Presiden Prabowo, Margono Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

- Mensos Saifullah Yusuf menyebut Margono Djojohadikusumo, ayah Presiden Prabowo Subianto, masuk daftar lebih dari 10 tokoh yang diusulkan menerima gelar Pahlawan Nasional.
- Usulan berasal dari masyarakat serta pemerintah daerah, lalu akan diteliti Dewan Gelar untuk memastikan prosedurnya sesuai sebelum dilaporkan kepada Presiden.
- Selain Margono, wartawan Fuad Muhammad Syafruddin alias Udin Bernas diusulkan; namun kelengkapan bahan masih perlu dipenuhi sebelum masuk tahapan berikutnya.
Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan, nama Margono Djojohadikusumo, kakek dari pihak ayah Presiden Prabowo Subianto, masuk dalam daftar tokoh yang diusulkan untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional tahun ini.
Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf mengatakan, terdapat lebih dari 10 nama yang telah diusulkan dan memenuhi persyaratan. Seluruh nama tersebut telah diteruskan kepada Dewan Gelar untuk menjalani proses pembahasan lebih lanjut.
"Semua yang telah memenuhi syarat, kita teruskan ke Dewan Gelar, termasuk nama Pak Margono," ujar Gus Ipul.
1. Usulan dari berbagai pihak

RM Margono Djojohadikusumo, kakek Presiden Prabowo Subianto. (www.x.com/@bni) Ia menjelaskan, usulan tersebut berasal dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, hingga pemerintah provinsi.
Menurutnya, Dewan Gelar akan kembali meneliti dan memastikan seluruh proses pengusulan telah berjalan sesuai ketentuan sebelum hasilnya dilaporkan kepada Presiden.
"Ya tentu Dewan Gelar akan meneliti kembali, memastikan semua prosesnya benar, setelah itu baru dilaporkan ke Presiden," katanya.
2. Nama Pahlawan Nasional diumumkan 10 November

Mensos Saifullah usai Upacara Hari Pahlawan di TMP Kalibata, Minggu (10/11/2024)/ IDN Times Dini Suciatiningrum Terkait pengumuman nama-nama penerima gelar Pahlawan Nasional, Gus Ipul meminta masyarakat menunggu proses yang sedang berjalan. Ia menyebut pengumuman biasanya dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan pada 10 November.
"Ya kita tunggu biasanya tanggal 10 November, kita tunggu saja ya," ujarnya.
3. Wartawan Udin juga diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Peringatan 23 tahun di makam jurnalis Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin di Trirenggo, Bantul, 16 Agustus 2019. IDN TIMES/Pito Agustin Rudiana Selain Margono, wartawan Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin Bernas juga diusulkan sebagai Pahlawan Nasional.
“Kementerian Sosial tentu memberikan kesempatan dan menyambut baik semua usulan-usulan dari masyarakat untuk kemudian dikaji oleh tim yang dibentuk khusus untuk itu,” ujar Gus Ipul.
Menurut dia, setiap usulan perlu melalui pendalaman dan penelitian terhadap peran serta jasa tokoh yang diajukan. Apabila memenuhi persyaratan, usulan tersebut akan diteruskan kepada Dewan Gelar untuk proses selanjutnya.
Khusus pengusulan wartawan Udin, Gus Ipul menjelaskan bahwa masih ada sejumlah kelengkapan yang perlu dipenuhi. Karena itu, diperlukan waktu untuk melengkapi bahan pengusulan sebelum berlanjut ke tahapan berikutnya.
“Pak Wamen sudah berproses. Ini ada penguatan dari teman-teman IJTI. Nah kita lihat perkembangan selanjutnya,” katanya.





















