Jakarta, IDN Times - Ketua Tim Hukum Nasional (THN) Timnas AMIN Ari Yusuf Amir mengungkapkan, pihaknya menemukan kecurangan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang terjadi sebelum hari pencoblosan pada Rabu (14/2/2024).
Ari mengatakan, aktivitas kecurangan itu dilakukan secara masif selama tiga hari masa tenang kampanye Pemilu 2024. Ari mengklaim, pihaknya telah berhasil mengumpulkan sejumlah fakta di lapangan bahwa ada banyak sekali operasi dan gerilya yang dilakukan aparat negara guna mempengaruhi pemilih untuk memilih paslon tertentu.
Hal tersebut disampaikan Ari Yusuf Amir setelah menggelar rapat bersama capres dan cawapres nomor urut satu, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, di Yusuf Building Law Firm, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (20/2/2024).
"Kegiatan itu jauh sebelum pencoblosan sebenarnya, tapi masifnya itu ketika masa tenang. Kami dapatkan fakta masifnya itu ketika masa tenang itu luar biasa operasi, gerilyanya itu luar biasa," kata dia.
