Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
TNI AD Kenang Sosok Try Sutrisno: Pemimpin yang Tegas dan Sederhana
TNI melaksanakan anjangsana ke kediaman mantan Panglima TNI ke-10, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno di Jakarta Pusat, Kamis (25/9/2025)/Kabidpenum Puspen TNI
  • TNI AD menyampaikan duka cita atas wafatnya Wapres ke-6 RI, Try Sutrisno, di RSPAD Gatot Soebroto pada Senin pagi, 2 Maret 2026.
  • Try Sutrisno dikenal sebagai pemimpin tegas, sederhana, dan berintegritas yang menjadi teladan bagi prajurit TNI AD dalam semangat pengabdian dan jiwa korsa.
  • Sepanjang kariernya, ia pernah menjabat sebagai KSAD (1986–1988), Panglima ABRI (1988–1993), hingga Wapres RI (1993–1998), menunjukkan loyalitas tinggi terhadap bangsa dan negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Keluarga besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Wakil Presiden (Wapres) ke-6 RI, Try Sutrisno di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pada Senin, (2/3/2026) pukul 06.58 WIB.

Dalam keterangan resmi TNI AD, Try Sutrisno merupakan salah satu putra terbaik bangsa sekaligus prajurit terbaik TNI. Kepergian Try Sutrisno menjadi kehilangan mendalam bagi TNI AD, mengingat beliau adalah tokoh prajurit senior yang dihormati dan merupakan bagian dari keluarga besar TNI, khususnya Angkatan Darat. Sepanjang hidupnya, Try Sutrisno mendedikasikan diri buat kepentingan bangsa dan negara melalui pengabdian panjang, baik di dunia militer maupun pemerintahan.

Bagi prajurit TNI AD, Try Sutrisno dikenal sebagai sosok pemimpin tegas, sederhana, dan berintegritas. Keteladanan, semangat pengabdian, serta dedikasi beliau akan senantiasa menjadi bagian dari nilai-nilai yang hidup dalam jiwa korsa Angkatan Darat.

Adapun, Try Sutrisno adalah lulusan Akademi Teknik Angkatan Darat tahun 1959 yang menapaki karier militer dari berbagai penugasan operasional hingga jabatan strategis. Dalam perjalanan pengabdiannya, beliau dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat pada periode 1986–1988. Di bawah kepemimpinannya, Angkatan Darat terus memperkuat profesionalisme, disiplin, serta soliditas satuannya, guna menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selanjutnya, Try Sutrisno mengemban amanah sebagai Panglima ABRI periode 1988–1993, sebelum akhirnya diberikan kepercayaan oleh Bangsa Indonesia sebagai Wakil Presiden di periode 1993–1998. Dalam kiprahnya di militer dan pemerintahan tersebut, Try Sutrisno secara konsisten menunjukkan komitmen dan loyalitas tinggi terhadap negara, serta konsistensi dalam menjaga persatuan dan kepentingan nasional.

"TNI Angkatan Darat mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta keikhlasan. Kepergian beliau meninggalkan jejak pengabdian yang akan selalu dikenang dalam sejarah TNI dan perjalanan bangsa Indonesia," tulis TNI AD dalam keterangannya.

Editorial Team