Jakarta, IDN Times – TNI Angkatan Udara (AU) menggelar Workshop Liputan di Daerah Konflik bagi Jurnalis Media Massa Tahun 2026, sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan jurnalis saat bertugas di wilayah berisiko tinggi. Kegiatan tersebut mempertemukan insan pers dengan prajurit TNI AU yang memiliki pengalaman operasi di medan berisiko, untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan terkait keselamatan liputan.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau), Marsekal Pertama (Marsma) I Nyoman Suadnyana mengatakan, pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI AU dan media massa dalam menghadapi berbagai tantangan peliputan di daerah konflik, bencana, maupun krisis kemanusiaan. Menurutnya, kebutuhan akan jurnalis yang tidak hanya memiliki kemampuan jurnalistik, tetapi juga memahami aspek keselamatan diri dan mitigasi risiko, semakin penting di tengah dinamika situasi global yang terus berkembang.
Acara bertajuk "Workshop Liputan di Daerah Konflik Bagi Jurnalis Media Massa" ini digelar di Brigade Parako 1 Pasgat, Jakarta Timur pada Kamis (11/6/2026) hingga Jumat (12/6/2026).
