Jakarta, IDN Times - Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan Santoso memastikan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tetap berlangsung normal, setelah insiden teror bom terjadi di lingkungan sekolah. Sekitar 490 siswa dijadwalkan tetap mengikuti kegiatan seperti biasa.
Santoso mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian setelah lokasi dinyatakan aman.
"Seperti tadi yang sudah disampaikan bahwasanya dari pihak kepolisian menyampaikan kondisinya sudah aman, dan tentunya kami akan melaksanakan kegiatan termasuk MPLS ini seperti biasa," ujarnya, Senin (13/7/2026).
Menurut Santoso, perbedaan pada kegiatan besok hanya berupa pendampingan dari kepolisian dan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta yang akan membaur dalam agenda sekolah.
"Cuman perbedaannya bahwasanya untuk besok kami sudah bersinergi dengan pihak kepolisian, nanti kami juga akan melibatkan Dinas PPAPP-nya Pemprov DKI, terkait dengan kegiatan besok seperti yang sudah disampaikan oleh Bu Dir PPA dan PPO (Polda Metro Jaya)," kata dia.
Santoso menambahkan tidak ada pengurangan jam belajar usai teror bom. Pihaknya menyatakan evaluasi dan koordinasi dengan kepolisian akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi, agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah lain.
