Jakarta, IDN Times - Koordinator Pengkampanye Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Uli Artha Siagian menilai perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) akan memicu eskalasi kehancuran ekologi di Indonesia.
"Dan bagi kami sebenarnya perjanjian antara AS dan Indonesia ini adalah titik balik matinya kedaulatan Indonesia. Karena apa? Karena perjanjian ini akan mengeskalasi kehancuran ekologi dan rakyat itu pasti akan dikorbankan," ujar Uli dalam diskusi publik yang diselenggarakan di Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).
Ia menegaskan kedaulatan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari keselamatan rakyat dan kelestarian lingkungan. Jika lingkungan hancur akibat ambisi mengekstraksi sumber daya alam seperti yang disebutkan di dalam perjanjian, maka 287 juta jiwa rakyat Indonesia yang bergantung pada lingkungan hidup yang baik dan sehat akan terancam.