Jakarta, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meluncurkan Sistem Peringatan Dini atau Early Warning System (EWS) melalui aplikasi Udara Jakarta. Melalui aplikasi ini, warga kini tak hanya dapat memantau kondisi kualitas udara secara real-time, tetapi juga melihat prediksi kualitas udara hingga tiga hari ke depan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan kehadiran aplikasi prediksi kualitas udara ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengambil langkah antisipasi sebelum beraktivitas.
“Kalau sebelumnya masyarakat hanya dapat melihat kondisi kualitas udara pada hari itu, sekarang sudah disiapkan prediksi hingga tiga hari ke depan. Semoga ini dapat menjadi referensi bagi masyarakat untuk selalu mengetahui kondisi kualitas udara Jakarta dan mengambil langkah antisipasi yang diperlukan,” kata Pramono saat agenda Jakarta Eco Future Festival (JEFF), Jumat (3/7/2026).
