Jakarta, IDN Times - Warga Depok, Tangerang, dan Jakarta, dihujani abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/20206). Abu vulaknik cukup tebal menyelimuti lantai-lantai rumah, kendaraan, hingga atap rumah.
Seperti dialami warga Depok, Jawa Barat, Umi Kalsum, lantai rumah dan sepeda motor di halaman rumah pagi ini mendadak dilumuri abu.
"Di teras rumah udah tebel. Di masjid kata suami saya juga tebal," ujar Umi kepada IDN Times, Minggu.
Warga Tangerang, Banten, Dheri Agriesta juga merasakan pemandangan yang sama. Pagi hari saat ia membuka pintu rumah, lantai halaman rumah sudah dipenuhi abu vulaknik.
"Tadi sempat heran pas ke luar rumah, lantai teras licin pas diinjek, ternyata pas lihat kendaraan di garasi berdebu semua. Debunya lumayan tebal," ujar bapak dua anak itu kepada IDN Times.
Hal sama juga dirasakan warga Jakarta Barat, Anata. Balkon hingga lantai dasar dan lobi apartemen yang ia tempati juga dipenuhi abu. Termasuk kendaraan yang diparkir di luar.
"Saya jalan sampai rumah sakit yang di dalam apartemen di lorong sini kelihatan banget debunya. Tadi kata cleaning service juga lantai di lobi debunya banyak," kata Anata, melalui pesan WhatsApp.
Warga Bekasi, Mutya, juga mengaku teras rumahnya beserta kendaraannya dihujani abu vulkanik pagi ini.
"Rumah saya juga kena abu neh," ujar ibu tiga anak itu kepada IDN Times.
Sebagaimana diketahui, Gunung Anak Krakatau erupsi pada Jumat, 4 September 2026 pukul 23.00 WIB. Erupsi menerus hingga hari ini, Minggu (6/9/2026) pagi.
Tak hanya itu, warga Kabupaten Bogor, Satria, juga mengalami dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Ia mengaku pagi ini lantai teras dan kendaraannya dilumuri abu vulkanik.
"Motor sama mobil kotor banget, padahal baru dicuci," kata Satria yang tinggal di Cibinong itu.
