Erupsi Anak Krakatau, 22.798 Penumpang di Soetta Kena Dampak

Jakarta, IDN Times - Sebanyak 22.798 penumpang terdampak penutupan sementara operasional Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) akibat adanya indikasi sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mencatat dampak tersebut terjadi selama periode penutupan wilayah udara pada Minggu (6/9/2026). Berdasarkan NOTAM terbaru, penutupan Bandara Soekarno-Hatta diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB.
Penutupan dilakukan setelah hasil paper test Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno-Hatta pada pukul 06.05-06.35 WIB kembali menunjukkan indikasi keberadaan abu vulkanik di area bandara.
Selama periode tersebut, tercatat 209 pergerakan penerbangan terdampak. Penanganan dilakukan melalui pembatalan, penundaan, penjadwalan kembali, hingga pengalihan penerbangan.
Ditjen Perhubungan Udara Lukman F Laisa mengimbau calon penumpang untuk tidak datang ke bandara terlebih dahulu dan terus memantau informasi terbaru dari maskapai terkait status penerbangannya. Sedikitnya ada 33 penerbangan yang terkena dampak sampai pagi ini.

















