Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, meraih gelar doktor filsafat setelah menyelesaikan program doktor bidang filsafat dengan mempertahankan disertasinya tentang pemikiran politik Mohammad Natsir mengenai relasi agama dan negara.
Yusril mengatakan, penyelesaian studi tersebut menjadi pencapaian yang telah lama dia targetkan. Disertasinya disusun selama lima tahun di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai pejabat negara.
Menurut Yusril, dia memilih mengkaji pemikiran Mohammad Natsir karena menilai tokoh tersebut merupakan salah satu pemikir penting dalam sejarah Indonesia, khususnya tentang hubungan agama dan negara.
"Saya mengikuti program doktor di bidang filsafat ini selama lima tahun dan baru menyelesaikannya pada hari ini karena memang saya tidak terlalu fokus menulis. Kuliah fokus, nulisnya agak terbengkalai karena sibuk banyak kegiatan," kata Yusril usai mengikuti ujian doktor ilmu filsafat di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok, Kamis (2/7/2026).
