Jakarta, IDN Times - Pemerintah Kota New York merilis puluhan ribu dokumen yang menunjukkan informasi mengenai bahaya udara beracun setelah serangan 11 September 2001 atau yang dikenal 9/11 tidak sepenuhnya diungkap kepada publik.
Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengumumkan pembukaan dokumen tersebut pada Selasa (8/9/2026), menjelang peringatan 25 tahun serangan 9/11. Sebanyak sekitar 170 ribu halaman dokumen terkait kesehatan, kualitas udara, dan respons pemerintah kota terhadap serangan tersebut telah dipublikasikan secara daring.
Dokumen-dokumen itu memuat informasi mengenai apa yang diketahui pemerintah kota tentang kandungan beracun di sekitar Ground Zero, kapan informasi tersebut diketahui, serta bagaimana pemerintah merespons persoalan tersebut.
“Ini adalah dokumen-dokumen yang menunjukkan apa yang diketahui pemerintah kota tentang udara beracun di sekitar Ground Zero, kapan mereka mengetahuinya, dan bagaimana mereka bertindak untuk membatasi tanggung jawab hukum,” kata Mamdani dalam konferensi pers setelah dokumen tersebut dirilis, dilansir dari AFP, Rabu (9/9/2026).
Pembukaan dokumen dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan 9/11 Health Watch, kelompok advokasi korban yang sebelumnya menempuh jalur hukum untuk memaksa pemerintah kota membuka dokumen-dokumen tersebut kepada publik.
