TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Tragedi Itaewon, Saksi: Orang Teriak dan Jatuh seperti Kartu Domino

Mereka terdorong oleh gelombang massa yang padat

Ratusan orang dinyatakan tewas pada tragedi pesta Halloween di Itaewon, Seoul, Korea Selatan. (dok. Yonhap News Agency)

Jakarta, IDN Times - Saksi dan korban selamat dalam tragedi perayaan Halloween di Itaewon, Seoul, Korea Selatan, mengatakan bahwa saat peristiwa terjadi banyak orang berteriak dan berjatuhan seperti kartu domino.

Peristiwa yang menewaskan 151 orang itu terjadi pada Sabtu (29/10/2022) malam.

"Orang-orang terus mendorong ke arah gang klub yang menurun, ini mengakibatkan orang-orang berteriak dan jatuh seperti kartu domino," kata seorang saksi yang menuliskan kejadian itu di Twitter, dilansir dari Yonhap, Minggu (20/10/2022).

Baca Juga: Korban Tewas Tragedi Halloween Itaewon Bertambah Jadi 151 Orang

Baca Juga: KBRI Seoul: Tak Ada Korban WNI di Tragedi Halloween Itaewon

1. Saksi merasa dirinya juga bisa ikut menjadi korban

Tragedi pesta Halloween di Itaewon, Seoul telan ratusan korban jiwa. (dok. Yonhap News Agency)

Saksi tersebut juga mengaku bahwa dirinya merasa akan turut tewas karena orang-orang di sekitarnya pun terus saling dorong.

Bahkan, mereka tidak menyadari ada orang-orang yang sudah berjatuhan sejak awal.

Baca Juga: Tragedi Halloween Itaewon, Ratusan Orangtua Tunggu Kabar Anaknya 

2. Kejadian berawal dari kerumunan besar yang didorong

Polisi tengah mengecek tempat kejadian perkara pasca tragedi perayaan Halloween di Itaewon, Seoul, Korea Selatan, Sabtu (29/10/2022) malam. (Dok. Yonhap)

Seorang perempuan berusia 20 tahun yang juga menjadi saksi menuturkan, peristiwa itu terjadi setelah kerumunan orang yang padat terus didorong sehingga menyebabkan orang-orang terjepit di dalam kerumunan tersebut.

Perempuan lainnya bernama Park, mengatakan, desak-desakan itu juga terjadi ketika orang-orang berbondong-bondong memasuki jalan kecil dalam waktu yang singkat.

"Orang pendek seperti saya bahkan tidak bisa bernapas. Saya bisa bertahan karena saya ada di pinggir gang. Sepertinya orang yang ada di tengah paling menderita," katanya.

Baca Juga: Apa penyebab Insiden dalam Perayaan Halloween di Itaewon?

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya