TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Fakta El Salvador, Negara Pertama yang Sahkan Bitcoin jadi Mata Uang

Negara ini berbatasan dengan Honduras dan Guatemala

instagram.com/elsalvador_bello

Jakarta, IDN Times – El Salvador telah menarik perhatian dunia setelah Kongresnya meloloskan Undang-Undang Bitcoin (Bitcoin Law) pada Rabu (9/6/2021). Sebab, UU yang mendapat 62 dukungan dari 84 suara legislatif tersebut membuat El Salvador menjadi negara pertama yang mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah.

“Tujuan undang-undang ini adalah untuk mengatur Bitcoin sebagai alat pembayaran sah yang tidak dibatasi dengan kekuatan yang membebaskan, tidak terbatas dalam transaksi apa pun, dan untuk setiap hak yang harus dilakukan oleh orang atau badan hukum publik atau swasta,” bunyi undang-undang tersebut, dikutip CNBC.

Dengan diloloskannya UU itu, harga sekarang dapat ditampilkan dalam Bitcoin. Selain itu, kontribusi pajak dapat dibayar dengan mata uang digital, dan transaksi dalam Bitcoin tidak akan dikenakan pajak capital gain.

Mata uang resmi El Salvador adalah dolar Amerika Serikat (AS). Namun, selain fakta ini, berikut adalah lima hal yang perlu diketahui soal El Salvador.

Baca Juga: Tok! El Salvador Izinkan Bitcoin Jadi Alat Pembayaran yang Sah

1. Kondisi geografis El Salvador

unsplash.com/@marcszeglat

Negara Amerika Tengah yang berbatasan dengan Honduras dan Guatemala ini merupakan salah satu wilayah terpadat di daratan Amerika karena ukuran negara ini kecil.

Menurut Britannica, El Salvador merupakan satu-satunya negara Amerika Tengah yang tidak memiliki pantai Karibia. Seluruh wilayah El Salvador terletak di poros vulkanik Amerika Tengah, yang menentukan wilayah geografis utama negara itu.

Adapun wilayah di El Salvador didominasi oleh dataran tinggi, yang sebagian besar terdiri dari deretan gunung berapi yang beberapa di antaranya masih aktif. Oleh karenanya tanahnya terkenal subur, dan telah mendukung pertanian negara itu.

2. Dipimpin seorang presiden

Presiden El Salvador, Nayib Bukele, ketika menerima delegasi Uni Eropa di Istana Kepresidenan pada 13 September 2019. twitter.com/PresidenciaSV

Negara ini dipimpin seorang presiden. Di mana saat ini yang menjadi presiden El Salvador adalah Nayib Bukele. Mantan walikota San Salvador yang berusia 37 tahun itu memenangkan pemilu pada Februari 2019.

Menurut BBC, pada saat memenangkan pemilu, Bukele berjanji untuk menciptakan “era baru” bagi El Salvador.

Selama lima tahun masa jabatannya, dia telah bersumpah untuk melawan kekerasan geng dan korupsi, dan membina hubungan yang lebih baik dengan Amerika Serikat.

Pendahulunya, Salvador Sánchez Cerén, telah melakukan kebijakan luar negeri sayap kiri dan menjalin hubungan diplomatik dengan Tiongkok.

Baca Juga: El Salvador Donasikan Vaksin COVID-19 ke Honduras

3. Memiliki banyak danau

IDN Times/Indah Permatasari Lubis

Negara beriklim tropis ini memiliki banyak danau. Di mana Danau Suchitlán adalah danau air tawar terbesar di El Salvador. Danau ini merupakan waduk ketika bendungan Presa del Cerrón Grande dibangun pada 1973.

Danau ini memiliki luas 52 mil persegi, dan daya tarik utamanya adalah feri yang dapat mengangkut hingga empat kendaraan dan hingga 100 orang.

Selain danau, negara ini juga terkenal dengan pantainya. El Tunco adalah pantai paling terkenal di El Salvador. Pantai ini terkenal dengan ombaknya yang besar yang populer di kalangan peselancar dan telah menjadi tuan rumah banyak kompetisi selancar dari yang kecil hingga kejuaraan profesional.

4. Bergantung pada ekspor kopi

Ilustrasi pohon kopi (IDN Times/Indiana Malia)

Negara yang memiliki bahasa Spanyol sebagai bahasa resminya ini adalah negara yang terkecil dan terpadat dari tujuh negara Amerika Tengah.

Meskipun memiliki sedikit tanah datar, El Salvador secara tradisional adalah negara agraris, dan sangat bergantung pada ekspor kopi. Namun, pada akhir abad ke-20, sektor jasa mendominasi perekonomian dari negara yang beribukota San Salvador ini.

Baca Juga: El Salvador: Perempuan Keguguran yang Dipenjara Kini Bebas

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya