Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat berencana melarang perusahaan telekomunikasi asal China mengakses langsung alokasi nomor telepon domestik AS atas pertimbangan keamanan nasional. Kebijakan ini disiapkan guna membendung maraknya panggilan otomatis penipuan atau robocall yang kerap menyasar warga AS.
Terkait rencana tersebut, Komisi Komunikasi Federal AS (FCC) mengumumkan akan menggelar pemungutan suara pada 19 November 2026 untuk mengesahkan regulasi baru ini. Larangan tersebut akan menyasar sejumlah operator telekomunikasi besar, seperti China Mobile, China Telecom, dan China Unicom, beserta para penyedia layanan komunikasi berbasis internet lainnya.
