Gencatan Senjata Lokal, Ratusan Warga Oleshky Dievakuasi ke Ukraina

- Ratusan warga Oleshky kembali ke Ukraina pada 31 Oktober 2026 setelah dievakuasi melalui Belarus, menyusul gencatan senjata lokal yang disepakati Rusia dan Ukraina.
- Evakuasi melibatkan penerbangan militer Rusia ke Gomel dan perjalanan bus ke Ukraina; para warga menerima bantuan makanan, medis, serta dukungan untuk hewan peliharaan.
- Presiden Volodymyr Zelenskyy mengonfirmasi kedatangan mereka di Chernihiv, sementara warga berharap perang berakhir dan Oleshky kembali berada di bawah kendali Ukraina.
Jakarta, IDN Times - Ratusan warga Oleshky akhirnya kembali ke Ukraina setelah dievakuasi pada Sabtu (31/10/2026). Sebelum kembali ke Ukraina, warga kota yang diduduki Rusia tersebut diterbangkan ke Belarus dan melanjutkan perjalanan darat ke Ukraina.
Pekan ini, Rusia dan Ukraina menyetujui dimulainya gencatan senjata lokal di Oleshky, Kherson yang dimulai pada Selasa hingga Minggu sore. Keputusan ini disetujui oleh kedua belah pihak atas negosiasi dari Paus Leo XIV dan Ibu Negara Amerika Serikat (AS), Melania Trump.
1. Warga yang dievakuasi dapat bertemu dengan keluarganya

ilustrasi bendera Ukraina (unsplash.com/madara_p) Ratusan warga Ukraina asal Oleshky akhirnya dapat bertemu dengan keluarganya setelah melintasi perbatasan Ukraina-Belarus. Mereka diketahui keluar dari bus dan mengenakan bendera Ukraina sambil memeluk keluarganya.
Dilansir The Guardian, warga yang dievakuasi disambut oleh petugas Palang Merah, Medecins Sans Frontieres dan World Central Kitchen. Ratusan orang tersebut langsung mendapatkan bantuan dan makanan, termasuk untuk hewan peliharaannya.
Proses evakuasi warga Oleshky sudah berlangsung sejak Jumat (30/10/2026). Mereka diterbangkan dengan empat pesawat militer Rusia dari Kherson ke Gomel, Belarus. Kemudian mereka harus menjalani perjalanan darat menggunakan bus ke Ukraina.
Lebih dari 200 warga Oleshky memilih untuk pergi ke Ukraina setelah bertahan di tengah peperangan. Namun, puluhan di antara warga Oleshky memilih mengungsi ke wilayah aman yang masih di bawah kontrol Rusia.
2. Zelenskyy konfirmasi kedatangan warga Ukraina dari Oleshky
.jpg)
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (President Of Ukraine from Україна, CC0, via Wikimedia Commons) Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengonfirmasi bahwa warga Oleshky yang dievakuasi sudah masuk ke Chernihiv, Ukraina. Ia memastikan bahwa ratusan warga Oleshky mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Presiden Ukraina itu juga berterima kasih kepada AS dan Melania atas bantuannya.
Dilansir Euronews, Melania mengatakan bahwa gencatan senjata ini membuahkan hasil dan siap mengevakuasi lebih dari 750 orang. Mereka secara sukarela memutuskan pergi dari kampung halamannya. Rombongan yang sudah dikerahkan mencapai 25 bus, 50 tenaga medis, dan ambulans.
3. Warga Oleshky harapkan akhir perang Rusia-Ukraina

Ilustrasi bendera Rusia. (Dmitry Djouce, CC BY 2.0 , via Wikimedia Commons) Sejumlah warga diketahui sudah menunggu kedatangan Komisaris Hak Asasi Manusia (HAM) Ukraina, Dmytro Lubinets. Mereka sudah mengemasi barangnya untuk segera meninggalkan kampung halamannya.
Dilansir DPA International, sejumlah warga mengaku terpaksa dan berat hati meninggalkan rumahnya di Oleshky. Salah seorang warga bernama Vera (50) mengaku ingin pergi untuk bertemu dengan anak laki-lakinya yang menetap di Polandia.
Sementara itu, warga lainnya, Oleh mengaku, bersyukur atas persetujuan gencatan senjata di Oleshky. Ia berharap besar agar perang di Ukraina segera berakhir dan Oleshky yang diduduki Rusia dapat dikembalikan ke Ukraina.





















