Jakarta, IDN Times - Pemerintah Amerika Serikat (AS) meminta perusahaan citra satelit Planet Labs untuk menghentikan publikasi citra satelit wilayah konflik Timur Tengah. Planet Labs, pada Sabtu (4/4/2026), menyatakan bahwa pihaknya telah setuju memberlakukan pemblokiran tanpa batas waktu yang ditentukan.
Pemblokiran mencakup seluruh wilayah Iran, pangkalan negara sekutu, hingga negara-negara Teluk. Langkah ini merupakan imbas dari peperangan yang sedang berlangsung antara AS, Israel, dan Iran.
