Jakarta, IDN Times - Immigration and Customs Enforcement (ICE) Amerika Serikat (AS) resmi menangkap seorang aktivis politik asal Kolombia, Franklin Humberto Coral Garrido alias Beto. Ia disebut memiliki kedekatan dengan Presiden Kolombia, Gustavo Petro.
“ICE resmi menangkap Franklin Humberto Coral-Garrido yang masuk ke AS secara ilegal pada Desember 2015 menggunakan visa B1/B2 yang hanya memperbolehkannya berada di AS selama 6 bulan,” tuturnya, dikutip dari Newsweek, Kamis (18/6/2026).
Penangkapan ini terjadi menjelang pemilihan presiden (pilpres) putaran kedua di Kolombia. Sementara, Beto disebut sedang menggerakkan kampanye untuk menolak kandidasi dari Abelardo de la Espriella.
