Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Amerika Serikat (AS) memerintahkan kepulangan staf pemerintah nondarurat beserta keluarga mereka dari Arab Saudi pada Rabu (21/10/2026). Keputusan ini diambil menyusul lonjakan serangan rudal dan drone kelompok Houthi Yaman yang menyasar bandara sipil serta fasilitas minyak di kerajaan tersebut.
Perintah ini mencakup personel di Kedutaan Besar AS di Riyadh dan konsulatnya. Fasilitas tersebut sempat rusak parah pada awal perang AS melawan Iran akhir Februari lalu dan beroperasi dengan staf terbatas selama berbulan-bulan, sebelum sebagian diplomat kembali bertugas belakangan ini. Kemlu AS menilai serangan Houthi yang didukung Iran berpotensi meningkat cepat dan membahayakan keselamatan warga sipil serta mengganggu perjalanan udara.
