Putin dan Zelenskyy Setuju Lanjutkan Dialog 3 Negara, AS-Rusia-Ukraina

- Putin menyatakan Rusia siap melanjutkan negosiasi damai trilateral AS-Rusia-Ukraina setelah 10 November di Abu Dhabi, termasuk membahas kerangka keamanan kedua negara.
- Zelenskyy menyetujui kelanjutan dialog dan membuka kemungkinan pertemuan dengan Putin serta Trump, setelah bertemu utusan khusus AS Steve Witkoff di Oslo.
- Zelenskyy juga terbuka membekukan garis depan saat ini sebagai langkah mengakhiri perang, dengan syarat adanya jaminan keamanan dari AS dan Eropa.
Jakarta, IDN Times - Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy menyetujui lanjutan dialog damai trilateral pada Rabu (21/10/2026). Nantinya, negosiasi trilateral ini akan memfasilitasi kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina yang dimediasi oleh Amerika Serikat (AS).
Belakangan ini, hubungan antara Zelenskyy dengan Presiden AS, Donald Trump terus menegang. Keduanya saling melontarkan kritik usai persetujuan Washington untuk mengimpor solar dari Rusia untuk mengurangi tekanan imbas lonjakan harga solar dalam negeri.
1. Kremlin bersedia melanjutkan dialog trilateral

ilustrasi bendera Rusia (pixabay.com/michel_van_der_vegt) Putin mengungkapkan bahwa Rusia sudah siap melanjutkan negosiasi damai trilateral antara AS-Rusia-Ukraina pada pertengahan November. Kesediaannya usai pertemuannya dengan Perwakilan Khusus AS, Steve Witkoff di St. Petersburg selama 3 jam.
Dilansir CNN, Putin mengaku sudah siap melanjutkan dialog setelah 10 November. Ia mengaku akan mendiskusikan pendirian kerangka keamanan untuk Rusia dan Ukraina dalam rangka mengakhiri konflik selama hampir 5 tahun.
Namun, Putin tidak menjelaskan detail terkait dengan keinginan Rusia dalam kerangka keamanan tersebut. Negosiasi damai trilateral ini nantinya akan diselenggarakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
2. Zelenskyy setujui lanjutan dialog trilateral

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (president.gov.ua) Sehari sebelumnya, Zelenskyy menyetujui kelanjutan negosiasi damai dengan AS dan Rusia, serta kemungkinan bertemu dengan Putin dan Trump. Pernyataan ini disampaikan usai bertemu langsung dengan Witkoff di Oslo, Norwegia.
“Salah satu ide yang diajukan adalah kemungkinan mengadakan pertemuan ketiga pemimpin untuk menyelesaikan masalah yang hanya bisa dilakukan oleh pemimpin negara,” katanya, dikutip dari Euronews.
Pertemuan ini tidak hanya dihadiri oleh Witkoff dan Zelenskyy, tapi juga pemimpin negara Skandinavia, seperti Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Store dan Presiden Finlandia, Alexander Stubb. Sementara, menantu Trump, Jared Kushner juga hadir secara secara jarak jauh.
3. Zelenskyy buka opsi pembekuan garis depan
.jpg)
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. (President Of Ukraine from Україна, CC0, via Wikimedia Commons) Pada hari yang sama, Zelenskyy mengaku terbuka untuk membekukan pertempuran di garis depan saat ini. Menurutnya, pembekuan garis depan adalah cara terbaik untuk mengakhiri perang dengan Rusia.
“Ya. Saat ini, kami harus membekukan, dan saya pikir ini adalah cara yang tepat untuk benar-benar mengakhiri perang. Namun, jaminan keamanan dari AS dan Eropa juga dibutuhkan,” paparnya, dikutip dari TVP World.























