Jakarta, IDN Times - Pemerintah Australia resmi meluncurkan kampanye untuk mendapatkan kursi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) periode 2029-2030. Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyampaikan pencalonan tersebut di New York, Amerika Serikat, saat menghadiri Sidang Majelis Umum PBB, pada Minggu (20/9/2026).
Australia membidik salah satu dari dua kursi yang dialokasikan bagi kelompok regional Eropa Barat dan Lainnya (WEOG). Jika terpilih, Australia akan kembali menjadi anggota tidak tetap DK PBB setelah masa jabatan terakhirnya berakhir pada 2014.
