Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Banjir Thailand Tewaskan 8 Orang, Bangkok Ikut Terendam
Banjir di Bangkok, Thailand. (AFP/Lilian Suwanrumpha)
  • Banjir di Thailand sejak pertengahan September 2026 menewaskan delapan orang dan berdampak pada lebih dari 1,7 juta orang di 27 provinsi.

  • Bangkok menetapkan status bencana setelah hujan hampir 48 jam, dengan 52 ribu rumah tangga terdampak dan sejumlah ruas jalan tergenang.

  • Ketinggian air di ibu kota mulai stabil, tetapi beberapa kawasan masih tergenang dan aktivitas warga ikut dibatasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa langkah paling penting saat Bangkok terendam?
Vote Now
pertengahan September 2026

Banjir mulai melanda sejumlah wilayah Thailand.

16 September

Delapan korban jiwa mulai tercatat oleh DDPM. Lima orang berada di Sa Kaeo, dua di Chanthaburi, dan satu di Saraburi.

Sabtu (26/9/2026)

Pemerintah Bangkok menetapkan status bencana di seluruh wilayah ibu kota setelah hujan deras mengguyur hampir 48 jam.

Senin (28/9/2026)

Tidak ada korban meninggal yang secara resmi dilaporkan di Bangkok. DDPM mengatakan ketinggian air di ibu kota telah stabil.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa langkah paling penting saat Bangkok terendam?
Vote Now
  • What?
    Banjir melanda sejumlah wilayah Thailand, menewaskan delapan orang dan berdampak pada lebih dari 1,7 juta orang di 27 provinsi.
  • Who?
    Delapan korban tercatat di Sa Kaeo, Chanthaburi, dan Saraburi. DDPM melaporkan dampak banjir terhadap warga dan rumah tangga.
  • Where?
    Banjir terjadi di 27 provinsi Thailand, termasuk Bangkok dan sejumlah wilayah di bagian timur ibu kota.
  • When?
    Banjir melanda sejak pertengahan September 2026. Bangkok menetapkan status bencana pada Sabtu (26/9/2026).
  • Why?
    Hujan deras selama hampir 48 jam membuat kanal-kanal meluap dan menggenangi sejumlah ruas jalan di Bangkok.
  • How?
    Pemerintah menetapkan status bencana, menutup sementara sekolah, mengimbau kerja dari rumah, dan memantau ketinggian air.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa langkah paling penting saat Bangkok terendam?
Vote Now

Banjir besar terjadi di Thailand dan delapan orang meninggal. Banyak rumah dan orang di 27 provinsi terkena air. Bangkok juga kebanjiran setelah hujan turun hampir 48 jam. Sekolah ditutup dan orang diminta bekerja dari rumah. Sekarang air di Bangkok mulai stabil, tetapi beberapa tempat masih tergenang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa langkah paling penting saat Bangkok terendam?
Vote Now

Kondisi ketinggian air di Bangkok telah stabil, sementara sistem drainase membantu menurunkan genangan. Perkembangan ini membuat lebih banyak masyarakat dapat kembali bepergian di sejumlah wilayah, meski beberapa kawasan masih menghadapi ketinggian air yang cukup tinggi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa langkah paling penting saat Bangkok terendam?
Vote Now

Jakarta, IDN Times – Banjir yang melanda sejumlah wilayah Thailand sejak pertengahan September 2026 telah menewaskan delapan orang. Banjir juga berdampak pada lebih dari 1,7 juta orang di 27 provinsi, sementara Ibu Kota Bangkok turut dilanda banjir setelah hujan deras mengguyur selama hampir 48 jam.

Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana Thailand (DDPM) melaporkan delapan korban jiwa tersebut tercatat sejak 16 September. Seluruhnya berada di provinsi-provinsi di luar Bangkok, yakni lima orang di Sa Kaeo, dua di Chanthaburi, dan satu orang di Saraburi.

Selain korban jiwa, lebih dari 500 ribu rumah tangga di 27 provinsi terdampak banjir. Di Bangkok, sebanyak 52 ribu rumah tangga juga terdampak setelah hujan deras membuat kanal-kanal meluap dan menggenangi sejumlah ruas jalan.

Pemerintah Bangkok pada Sabtu (26/9/2026) menetapkan status bencana di seluruh wilayah ibu kota setelah hujan deras mengguyur kota tersebut selama hampir 48 jam, seperti dilansir dari Channel News Asia.

1. Delapan orang tewas di tiga provinsi

Banjir di Bangkok, Thailand (Lillian Suwanrumpha/AFP)

Menurut DDPM, lima korban jiwa tercatat di Provinsi Sa Kaeo, dua orang di Chanthaburi, dan satu orang di Saraburi. Lembaga tersebut tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai penyebab kematian masing-masing korban.

Di luar Bangkok, banjir telah berdampak pada lebih dari 500 ribu rumah tangga atau sekitar 1,7 juta orang. Dampak tersebut tersebar di 27 provinsi di Thailand.

Sementara itu, tidak ada korban meninggal yang secara resmi dilaporkan di Bangkok hingga Senin (28/9/2026). DDPM mengatakan kondisi ketinggian air di ibu kota telah stabil.

Meski demikian, sejumlah wilayah Bangkok masih menghadapi genangan. Juru bicara pemerintah Ekkapob Pianpises mengatakan beberapa kawasan masih mengalami ketinggian air yang cukup tinggi.

2. Bangkok tetap dilanda genangan

Banjir di Bangkok, Thailand. (AFP/Lilian Suwanrumpha)

Laporan di lapangan menunjukkan hujan deras dan banjir masih terjadi setidaknya di salah satu kawasan di bagian timur Bangkok. Warga terlihat harus berjalan menerobos genangan yang mencapai setinggi paha.

Sekolah-sekolah di Bangkok ditutup sementara, sementara masyarakat diimbau untuk bekerja dari rumah. Imbauan tersebut diikuti banyak warga sehingga kondisi jalan dan jaringan transportasi umum pada Senin pagi terlihat lebih sepi dibandingkan biasanya.

“Beberapa wilayah di Bangkok masih menghadapi ketinggian air yang tinggi,” kata Ekkapob dalam konferensi pers pemerintah.

Menurut Ekkapob, sistem drainase telah membantu menurunkan ketinggian air. Kondisi tersebut membuat lebih banyak masyarakat dapat kembali bepergian di sejumlah wilayah.

3. September jadi puncak musim hujan Thailand

Banjir di Bangkok, Thailand (Sarot Meksophawannakul/Thai News Pix/AFP)

Thailand memang terbiasa menghadapi cuaca basah dan September merupakan periode puncak musim hujan di negara tersebut. Namun, sejumlah warga mengatakan kondisi banjir tahun ini terasa lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Banjir kali ini terjadi setelah hujan deras mengguyur sejumlah wilayah selama beberapa hari. Di Bangkok, hujan hampir 48 jam menyebabkan kanal-kanal meluap dan air menggenangi jalan.

Pemerintah masih melakukan penanganan terhadap wilayah-wilayah yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, pihak berwenang terus memantau ketinggian air, sementara warga di kawasan terdampak diminta menyesuaikan aktivitas mereka dengan kondisi banjir.

Bagaimana menurutmu penanganan banjir Bangkok?

Apa langkah paling penting saat Bangkok terendam?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article