Comscore Tracker

Tekanan Publik, Kuba Resmikan Hukum Kesejahteraan Hewan

Setelah mendapat protes beberapa tahun lamanya

Havana, IDN Times - Parlemen Kuba sudah menerima undang-undang baru terkait kesejahteraan hewan pada Jumat (26/02). Penerimaan regulasi kesejahteraan binatang ini terkait dengan desakan warga Kuba yang sudah menuntut pengesahannya selama bertahun-tahun.

Adanya gerakan dan tuntutan untuk mengesahkan peraturan hukum baru ini bertujuan mencegah tindakan buruk pada binatang dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melindungi binatang. 

1. Parlemen terima undang-undang kesejahteraan binatang

Pada hari Jumat (26/02) Parlemen Kuba menyetujui undang-undang baru terkait dengan kesejahteraan binatang. Pada proposal undang-undang tersebut memberikan prinsip, tugas, peraturan dan tujuan terkait dengan perawatan, kesehatan pada binatang agar diberi jaminan kesejahteraannya. 

Dokumen tersebut berguna untuk membuat pertanggung jawaban kepada badan negara dan lembaga formal terkait dengan kesejahteraan binatang. Selain itu, setiap individu yang memiliki binatang diharapkan dapat bertanggung jawab dan memenuhi kebutuhan dasar dan memberi kewajiban bagi peternak, dilansir dari OnCuba News

2. Adanya desakan dari aktivis perlindungan hewan

Mengutip dari Reuters, selama beberapa dekade sejumlah aktivis perlindungan binatang sudah menuntut legislasi terkait kesejahteraan binatang. Namun akhir-akhir ini, generasi muda turut memberi desakan pada otoritas lantaran frustasi akan lambatnya perubahan dan melakukan protes dan demonstrasi serta kampanye melalui sosial media. 

Sementara menurut pemimpin gerakan ini, Beatriz Batista mengungkapkan jika, "Kita harus menekan dan terus menekan. Ini merupakan contoh bagi semua komunitas ketika suaranya ingin didengar."

Adanya penerimaan regulasi baru ini menunjukkan bahwa masyarakat sipil Kuba tengah menguat belakangan ini. Hal ini banyak didorong oleh peran dari internet yang semakin memudahkan aliran informasi dan memudahkan masyarakat untuk melakukan mobilisasi. 

Baca Juga: Kuba Kecam Lagu Kontroversial Berjudul Patria Y Vida

3. Tidak berlaku bagi ritual pengorbanan hewan

Selama ini Kuba merupakan negara yang mewarisi budaya asal Afrika, seperti halnya adu ayam dan anjing, serta adanya pengorbanan binatang untuk ritual keagamaan. Maka dari itu, sejumlah larangan pada pengorbanan hewan dan berkaitan dengan budaya masih belum bisa dilarang dalam undang-undang tersebut. dikutip dari France24

Namun terkait dengan polemik tersebut, pihak otoritas memberikan pendapatnya yang menekankan agar pengorbanan harus dilakukan secara cepat dan tidak menyakitkan bagi binatang tersebut. Maka harus memastikan tidak membuat hewan stres, kesakitan dan menjamin ada di tangan yang benar dan membunuh dengan cara yang manusiawi. 

Sebelumnya aktivis Kuba sudah melakukan aksinya pada April 2019 dengan melakukan protes yang diikuti 500 orang di Havana. Mereka meminta pemerintah dan masyarakat Kuba agar memberikan perhatian lebih kepada binatang. Ini juga menjadi protes independen dan non politik pertama usai 60 tahun kepemimpinan pemerintah komunis Kuba. 

Baca Juga: Kuba Akan Buka Ekonominya untuk Bisnis Swasta

Brahm . Photo Verified Writer Brahm .

-

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya